Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Perluasan Lahan Sawit, Jaga Keberlangsungan Produksi Pabrik Pengolahan Sawit

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 12:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Widhi Asmoro Jati, ST., MT., dalam kegiatan pembahasan Adendum dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT Rimbun Sawit Papua (ANDAL-RKL-UPL) yang berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak, Kamis (24/4/2025).

Widhi Asmoro Jati, ST., MT., dalam kegiatan pembahasan Adendum dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT Rimbun Sawit Papua (ANDAL-RKL-UPL) yang berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak, Kamis (24/4/2025).

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Dinas Perkebunan Fakfak saat ini aktif memfasilitasi program strategis yang berfokus pada peningkatan produktivitas, keberlanjutan industri, dan perluasan lahan tanam sawit.

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., dalam kegiatan pembahasan Adendum dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT Rimbun Sawit Papua (ANDAL-RKL-UPL) yang berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak, Kamis (24/4/2025).

“Luasan lahan yang telah memiliki Hak Guna Usaha (HGU) saat ini mencapai 19.880 hektar, sementara luas lahan tanam aktif sekitar 17.593 hektar. Masih ada potensi perluasan sekitar 4.700 hektar yang perlu segera dioptimalkan untuk mendukung kesinambungan pasokan bahan baku ke pabrik,” jelas Widhi.

Baca Juga : Potensi Rp 781 Juta per Tahun, Retribusi Komoditas Pala Siap Dorong PAD Kabupaten Fakfak

Menurutnya, pabrik pengolahan sawit berkapasitas 60 ton per jam yang telah beroperasi saat ini belum berjalan secara maksimal karena pasokan tandan buah segar (TBS) masih terbatas. Pabrik tersebut dirancang untuk melayani hasil dari kebun sawit di distrik Bomberay dan Tomage, serta wilayah perbatasan Teluk Bintuni.

Baca Juga :  Pemkab Fakfak Tegaskan Aturan Mutu Pala Tomandin: Jaga Identitas, Lindungi Petani

“Jika luasan tanam tidak ditambah, maka operasional pabrik bisa terganggu. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal jaminan investasi jangka panjang dan keberlangsungan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Baca Juga :  KAMMI Daerah Papua Barat Gelar Musda V: Gubernur Elisa Kambu Dorong Pemuda Jadi Pilar Pembangunan Daerah

Widhi menegaskan bahwa setiap perluasan lahan harus disertai penyusunan Adendum AMDAL secara komprehensif, mempertimbangkan aspek lingkungan, tata ruang, serta perlindungan hak masyarakat adat.

“Perluasan lahan sawit bukan sekadar soal angka, tapi komitmen kita terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan,” pungkasnya. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak
Mom’s Bakery Indonesia dan Greens And Beans Tertarik Kembangkan Produk Pala Tomandin Fakfak, Dukung Perluasan Pasar Produk Lokal Berbahan Alami
Dinas Perkebunan Fakfak Gaungkan Gerakan “Fakfak Bersih Kotaku” untuk Mendukung Fakfak Membara
Tindak Lanjut Audiensi Bupati Fakfak dengan Menteri Pertanian RI, Program Peremajaan Kelapa Resmi Dimulai
Investasi Sawit PT STM Agro Energi Masuki Tahap Pemetaan Lahan dan Persiapan AMDAL
Khom Wria, Wujud Nyata Fakfak Membara dalam Memberdayakan Mama-Mama Asli Fakfak

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:44 WIT

Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:57 WIT

Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:18 WIT

Dinas Perkebunan Fakfak Gaungkan Gerakan “Fakfak Bersih Kotaku” untuk Mendukung Fakfak Membara

Selasa, 7 Juli 2026 - 03:17 WIT

Tindak Lanjut Audiensi Bupati Fakfak dengan Menteri Pertanian RI, Program Peremajaan Kelapa Resmi Dimulai

Berita Terbaru