Dari 4 Negara ini, Inggris Paling Lama Menyandang Bintang Satu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 21:08 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Inggris di Piala Dunia  2026 (foto : ist)

Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 (foto : ist)

tagarutama.com, Jakarta – Dari empat negara semifinalis Piala Dunia 2026, Inggris salah satu negara yang menyandang bintang satu atau memiliki 1 koleksi Piala Dunia sejak 1966 (saat itu disebut Piala Jules Rimet), disusul Spanyol dengan 1 koleksi Piala Dunia tahun 2010.

Prancis mengoleksi 2 gelar Piala Dunia yaitu tahun 1998 dan 2018. Sementara Argentina yang terbanyak dari ketiga semifinalis, yakni mengoleksi 3 gelar Piala Dunia yaitu tahun 1978, 1986 dan 2022.

Inggris Pertama kali Juara Piala Dunia Tahun 1966

Pada Piala Dunia edisi ke – 8, Inggris keluar sebagai juara setelah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 4–2 pada perpanjangan waktu di pertandingan final, Stadion Wembley, London.

Gol Inggris di cetak oleh Geoff Hurst dan Martin Peters. Geoff Hurst mencetak gol pada menit ke-18, 101′, dan 120′. Martin Peters mencetak gol pada menit ke-78. Sedangkan gol Jerman Barat di cetak oleh Helmut Haller pada Menit ke-12 dan Wolfgang Weber di Menit ke-89

Keberhasilan Inggris, menjadikannya tim ke-5 yang menjuarai Piala Dunia dan sebagai tuan rumah ketiga yang menjuarai turnamen setelah Uruguay pada 1930 dan Italia pada 1934.

Inggris Menanti Bintang kedua

60 tahun sudah, bintang satu terpampang diatas logo Timnas Inggris, negara yang dijuluki The Three Lions itu. Di Piala Dunia 2026 ini, akan kah negara dengan kompetisi liga terbaik ini, berhasil menambah bintang pada logonya ? jawaban dari pertanyaan ini tentu dinantikan publik Inggris dan juga penggemarnya di seluruh dunia.

Baca Juga :  Euforia Piala Dunia 2026, Ribuan Pendukung Brasil Padati Jalanan Fakfak

Jika dilihat, perjalanan Inggris di Piala dunia 2026 ini sejak fase grup hingga semifinal tidak mulus namun pasti. Di Fase grup, Hary kane cs berhasil meyakinkan publik dengan mengoleksi 7 poin dari 2 hasil kemenangan dan satu hasil imbang. Hal ini menobatkan Inggris sebagai juara grup L.

Keluar sebagai juara grup L, Inggris harus menghadapi wakil dari Benua Afrika, RD Kongo di fase gugur (32 besar). Inggris berhasil menang 2 – 1 atas RD Kongo dan memastikan langkahnya ke babak 16 besar.

Di babak 16 besar, Inggris harus menghadapi tuan rumah Mexico yang tampil sangat impresif sejak fase grup. Dalam pertandingan di Stadion Azteca yang berada pada ketinggian 7.220 kaki atau 2.240 meter diatas permukaan laut itu, tidak menjadi momok bagi The Three Lions. Terbukti, Inggris berhasil menaklukan angkernya Stadion Azteca dengan mengalahkan Meksiko  2 – 3 yang diwarnai satu kartu merah untuk Inggris.

Melangkah ke babak 8 besar atau perempat final, Tim besutan pelatih  Jerman, Thomas Tuchel ditantang Norwegia. Dalam laga itu, Inggris lebih dulu tertinggal lewat gol Norwegia dari tendangan kaki Andreas Schjelderup di menit-36 sebelum disamakan Jude Bellingham pada menit-47 sebelum turun minum. Skor 1-1 tetap betahan hingga babak kedua berakhir.

Baca Juga :  Tes Pramusim MotoGP 2023 Pembalap Ducati Masih Mendominasi

Di babak extratime, Jude Bellingham jadi pahlawan Inggris di di menit 93 , ia berhasil mencetak gol kedua bagi Inggris dan memastikan Inggris lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.

Inggris vs Argentina di Semifinal

Di semifinal Inggris akan menghadapi Argentina, sang juara bertahan, yang telah menyingkirkan Swiss di perempatfinal. Pertandingan semifinal akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Georgia, Kamis 16 Juli 2026 Pukul 02:00 WIB. Ini akan menjadi partai hidup mati bagi kedua negara.

Inggris yang sudah puasa gelar dunia selama 60 tahun tentunya memiliki keinginan untuk membawa Piala Dunia kembali ke rumah dan menambahkan 2 bintang diatas logo mereka. Sedangkan Argentia ingin mengukir sejarah back to back (menjuarai Piala Dunia, 2 kali berturut – turut) seperti yang dilakukan Italia pada Piala Dunia tahun 1934 dan Piala Dunia Tahun 1938 serta Brasil di Piala Dunia 1958 dan Piala Dunia 1962.  Tentunya harapan akan hal-hal itu akan semakin nyata terwujud apabila salah satu berhasil lolos ke Final nantinya.  (*)

(TU.07)

 

 

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Loh Persiapan Pacer FM Jelang POCARI SWEAT Run Lombok 2026
Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026 Resmi Digelar, Angkat Identitas Pala Tomandin sebagai Ikon Daerah Fakfak
Euforia Piala Dunia 2026, Ribuan Pendukung Brasil Padati Jalanan Fakfak
PB Samandar Cup Semarakkan HUT PBSI ke-75, Siapkan Atlet Menuju Liga Tomandin dan Bupati Cup VII
Coventry City Kian Dekat ke Premier League, Frank Lampard Susun Rencana Besar
Tak Lagi Berlari Sendiri, Arini Kini Menjaga Mimpi Pelari Lain
Carrick Bawa Efek Instan, Manchester United Tumbangkan Dua Raksasa Liga
Isu Kedatangan Osas Saha Mencuat, Persipura Jadi Tujuan?

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:08 WIT

Dari 4 Negara ini, Inggris Paling Lama Menyandang Bintang Satu

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:04 WIT

Ini Loh Persiapan Pacer FM Jelang POCARI SWEAT Run Lombok 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:50 WIT

Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026 Resmi Digelar, Angkat Identitas Pala Tomandin sebagai Ikon Daerah Fakfak

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:36 WIT

Euforia Piala Dunia 2026, Ribuan Pendukung Brasil Padati Jalanan Fakfak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:06 WIT

PB Samandar Cup Semarakkan HUT PBSI ke-75, Siapkan Atlet Menuju Liga Tomandin dan Bupati Cup VII

Berita Terbaru