Produksi Pala Tomandin Fakfak Naik Signifikan, Capai 735,98 Ton Hingga April 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 23:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, saat melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi usaha perdagangan pala antar pulau pada.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, saat melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi usaha perdagangan pala antar pulau pada.

tagarutama.com, Fakfak – Tren produksi komoditas unggulan Fakfak, Pala Tomandin, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data perdagangan antar pulau hingga akhir caturwulan I (Januari–April) 2025, volume produksi tercatat mencapai 735,98 ton, naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya berada di angka 500 ton lebih.

Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, saat melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi usaha perdagangan pala antar pulau pada Sabtu (3/5/2025).

“Peningkatan produksi ini menjadi indikator positif bahwa kualitas dan kuantitas Pala Tomandin kian membaik. Kami optimis ini akan berdampak langsung pada nilai jual dan kontribusi terhadap pendapatan daerah,” ujar Widhi.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas panen Pala Musim Matahari dikenal juga sebagai pala sela yang saat ini sudah mendekati akhir masa panen. Fokus utama pemerintah daerah, kata Widhi, adalah menjaga kualitas dan waktu panen agar produk pala Fakfak mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Baca Juga :  Kolaborasi Kodim 1803 Fakfak dan Dinas Perkebunan dalam Gertak Fakfak untuk Pelestarian dan Perluasan Lahan Pala sebagai Tanaman Produksi

“Kita ingin hasil panen tidak lagi dilakukan secara prematur. Harus panen tepat waktu, selektif, dan terpantau secara ketat dari hulu hingga hilir,” tambahnya.

Dari data hasil uji mutu dan kompilasi transaksi antar pulau, produksi Pala Tomandin Fakfak selama empat bulan terakhir terdiri dari:

  1. Pala kulit (dengan cangkang): 540,08 ton (73,38%)
  2. Pala ketok kualitas A, B, C: 77,50 ton
  3. Bunga/fuli pala: 118,40 ton

Distribusi terbesar tercatat dikirim ke Surabaya, yang menjadi salah satu pusat perdagangan rempah di Indonesia.

Baca Juga : Kebijakan Retribusi Pala Diharapkan Dorong Tata Niaga dan Kesejahteraan Petani Fakfak

Dengan capaian ini, Dinas Perkebunan menilai produksi Pala Tomandin berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap retribusi daerah di dua caturwulan terakhir tahun ini (Mei–Desember 2025). Targetnya, produksi bisa tembus hingga 2.000 ton pada akhir tahun, melampaui total produksi tahun lalu yang hanya mencapai 1.635 ton lebih.

Baca Juga :  Kultum Jumat SMA Negeri 2 Fakfak: Sinergi Relawan Rumah Zakat dan Sekolah Bangun Karakter Peduli Sosial

“Kami akan terus memantau proses pascapanen, baik di musim barat maupun musim timur nanti. Kami ingin memastikan Fakfak tetap menjadi pusat rempah yang disegani di Indonesia,” pungkas Widhi.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dan pelaku usaha perkebunan terus menjaga kualitas dan produktivitas Pala Tomandin, yang kini semakin menjadi kebanggaan masyarakat Fakfak di tingkat nasional. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru