Menjaga Keaslian Pala Fakfak, Disbun Fakfak dan DTPHP Papua Barat Dorong Penangkar Kra Gula Jadi Sentra Bibit Unggul Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 05:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Papua Barat memprospek kelompok penangkar baru Kra Gula di Kampung Werba, Distrik Fakfak Barat.

Foto. Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Papua Barat memprospek kelompok penangkar baru Kra Gula di Kampung Werba, Distrik Fakfak Barat.

tagarutama.com, Fakfak – Upaya menjaga keaslian dan kualitas komoditas unggulan Pala Fakfak yang telah memiliki Sertifikat Indikasi Geografis (IG) terus dilakukan Pemerintah Daerah. Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Papua Barat memprospek kelompok penangkar baru Kra Gula di Kampung Werba, Distrik Fakfak Barat, untuk dikembangkan sebagai kebun penangkaran Pala Tomandin.

Inisiatif ini dipandang sebagai langkah strategis untuk melestarikan varietas lokal sekaligus menjamin keberlanjutan komoditas unggulan Fakfak di masa mendatang.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., menegaskan pentingnya menjaga kemurnian varietas lokal.

“Pala Tomandin Fakfak memiliki karakteristik khas yang tidak dimiliki daerah lain. Karena itu, menjaga kemurnian varietasnya menjadi sangat penting. Salah satu caranya adalah melalui prospek pembinaan pembuatan kebun penangkaran ini, yang nantinya menjadi pemasok stok bibit pala untuk menjaga keaslian varietas lokal Indikasi Geografis,” ujarnya di Fakfak.

Baca Juga :  Dua Buku Karya Monumental Diluncurkan: Perkuat Literasi dan Sektor Perkebunan di Hari Perkebunan Nasional ke-67

Widhi menjelaskan, saat ini ada satu kelompok binaan yakni Kelompok Penangkar Kra Gula yang dipimpin Mosis Hindom. Kelompok ini didorong memperoleh legalitas standar dalam penyediaan bibit Pala Tomandin bersertifikat, termasuk memproduksi bibit hasil grafting (vegetatif) yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan bibit dari biji (generatif), terutama untuk tujuan budidaya komersial.

“Kami terus mendorong kelompok ini melengkapi seluruh persyaratan baik dari sisi legalitas dokumen maupun administrasi teknis sebagai pelaku penangkaran. Termasuk pula pemenuhan sumber benih dari Blok Penghasil Tinggi Pohon Induk Terpilih (BPT-PIT) sesuai ketentuan, serta standar lahan penangkaran dan rekomendasi pemeriksaan pengawasan oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan (BPSB) tingkat provinsi atau instansi berwenang,” jelasnya.

Baca Juga : Hari Tani Jadi Momen Bangkitkan Semangat Petani Pala Fakfak Jaga Standar Mutu

Harapannya, melalui prospek binaan ini akan muncul tambahan kelompok penangkaran baru Pala Tomandin Fakfak dari orang asli Fakfak (OAP) yang benar-benar memahami cara menangkar pala.

Baca Juga :  Fakfak Berbagi Rahasia Sukses Pala Tomandin, Teluk Bintuni Siap Menyusul

“Tujuannya agar tersedia sumber benih unggul dan bersertifikat, menjamin bibit pala berasal dari sumber yang murni sesuai karakteristik khas Pala Fakfak, sehingga Sertifikat Indikasi Geografis (IG) tetap terjaga,” tambah Widhi.

Lebih jauh Widhi menyebutkan, kebun penangkaran ini nantinya diharapkan menjadi pusat perbenihan pala unggul bersertifikat yang bisa dimanfaatkan untuk peremajaan kebun masyarakat, perluasan areal tanam, sekaligus menjaga standar mutu sesuai IG.

“Langkah ini penting untuk mendukung pengembangan komoditas Pala Tomandin Fakfak secara berkelanjutan,” pungkasnya. (TU 01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru