Dinas Perkebunan Fakfak Sosialisasikan Legalitas Pengepul Pala untuk Dorong Hilirisasi Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 07:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sejumlah Pelaku usaha pala mengikuti sosialisasi yang berfokus pada pada penguatan perizinan dan validasi dokumen pengepul yang dilaksanakan di Ruang Rapat Tomandin Fakfak, Kamis (20/5/2025).

Foto. Sejumlah Pelaku usaha pala mengikuti sosialisasi yang berfokus pada pada penguatan perizinan dan validasi dokumen pengepul yang dilaksanakan di Ruang Rapat Tomandin Fakfak, Kamis (20/5/2025).

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan menggelar Sosialisasi Pelaku Usaha Pala yang difokuskan pada penguatan perizinan dan validasi dokumen pengepul sebagai langkah strategis mendukung program hilirisasi perkebunan pala. Kegiatan ini diikuti para pengepul dari berbagai wilayah, mulai dari kawasan perkotaan Fakfak, Fakfak Tengah, Fakfak Barat hingga Distrik Kokas.

Sosialisasi berlangsung di Ruang Rapat Tomandin Fakfak, Kamis (20/5/2025), dan dibuka secara resmi oleh Staf Khusus Bupati Fakfak, Carles Kambu, SE, M.Si, yang membacakan sambutan Bupati Fakfak.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya penataan rantai perdagangan pala agar berjalan tertib dan memiliki kepastian hukum.

“Hari ini kita berkumpul dengan satu tujuan besar, yaitu menata, menguatkan, dan memastikan seluruh rantai usaha pala Fakfak berjalan secara legal, transparan, dan berkualitas. Ini menjadi fondasi utama menuju Program Strategis Pala Unggul yang tengah kita dorong dalam RPJMD sejalan dengan visi Fakfak Membara, membangun bersama rakyat,” ujar Carles Kambu membacakan sambutan Bupati.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan setiap pelaku usaha, mulai dari pengepul, penangkar hingga pedagang antar pulau, memiliki kelengkapan izin yang sah dan sesuai aturan.

Baca Juga :  Prestasi, Dinas Perkebunan Fakfak Keluarkan 16.500 Sertifikat Bibit Pala untuk Tingkatkan Kualitas dan Nilai Ekspor

“Penguatan perizinan bukan untuk mempersulit, justru menjadi jaminan perlindungan bagi pelaku usaha. Legalitas akan memudahkan akses pembinaan, permodalan, dan membuka peluang kemitraan dengan industri,” lanjutnya.

Layanan Perizinan Gratis di Lokasi Sosialisasi

Dalam kegiatan ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Fakfak menghadirkan langsung narasumber dari dua kepala bidang, yakni bidang perizinan dan pengendalian, yang memberikan pendampingan sekaligus layanan pengurusan izin usaha secara gratis sesuai kriteria dan persyaratan yang berlaku.

Langkah ini disambut antusias para peserta karena memudahkan proses legalisasi usaha tanpa harus melalui prosedur berbelit.

Pengepul Jadi Kunci Hilirisasi Pala

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa pengepul memegang peran vital dalam keberhasilan hilirisasi pala.

“Pengepul merupakan bagian terpenting dalam proses hilirisasi karena melalui merekalah ketersediaan bahan baku terjaga dan rantai pasok berjalan lancar. Oleh sebab itu, memastikan mereka memiliki legalitas usaha adalah langkah awal yang sangat krusial,” jelas Widhi.

Menurutnya, penguatan izin usaha ini juga menjadi bentuk kesiapan pelaku usaha kecil agar lebih tertata, profesional, serta mampu mendukung tata kelola perdagangan pala yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dalam 5 Bulan, Retribusi Pala Fakfak Sumbang Rp282 Juta ke Kas Daerah

Menjaga Mutu Demi Nilai Tambah

Selain aspek legalitas, sosialisasi juga menekankan pentingnya peran pengepul dalam menjaga kualitas pala. Para pelaku usaha diimbau melakukan penanganan pascapanen yang tepat, mulai dari waktu panen, proses pengeringan hingga penyimpanan.

“Dengan praktik penanganan yang baik dan transaksi yang dilakukan sesuai musim panen, kualitas pala dapat terjaga, harga lebih stabil, dan keberlanjutan usaha ikut terjamin,” tambah Widhi.

Pala yang dipanen pada waktu tepat serta dikeringkan sesuai prosedur akan menghasilkan bahan baku berkualitas tinggi, sehingga mampu memenuhi standar industri pengolahan.

Kualitas inilah yang menjadi kunci utama agar produk pala Fakfak dapat diterima di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional, sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui industri hilir seperti minyak atsiri, kosmetik, hingga produk herbal.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra pala unggulan Indonesia serta menjadi daerah penopang utama dalam agenda hilirisasi komoditas strategis nasional. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru