Menjelang Ramadan 2026, Telur dan Ayam Beku Langka di Kaimana

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Kryoi Kaimana (foto : RRI.co.id)

Pasar Kryoi Kaimana (foto : RRI.co.id)

tagarutama.com, Kaimana – Kelangkaan bahan pangan di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, tidak hanya terjadi pada telur ayam, tetapi juga pada ayam beku atau ayam es. Sejak Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026, masyarakat mengaku kesulitan memperoleh kedua komoditas tersebut di pasar maupun kios penjualan. Dilansir dari RRI.co.id (201/01)

Kondisi ini menjadi perhatian serius masyarakat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan 2026 yang tinggal menghitung hari. Telur dan ayam merupakan kebutuhan pangan pokok yang banyak dikonsumsi warga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama bulan puasa.

Baca Juga :  Asosiasi Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak: Perketat Pengawasan Kualitas Produk Pala Tomandin

Pantauan di sejumlah pasar di Kaimana menunjukkan stok ayam beku dan telur ayam tidak tersedia dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah kios yang biasanya menjual kedua komoditas tersebut tampak kosong tanpa pasokan.

Salah satu warga Kaimana, Katarina Sasi, mengungkapkan bahwa kelangkaan ini telah berlangsung cukup lama dan sangat dirasakan masyarakat. Ia menyebut sejak Desember lalu hingga kini warga kesulitan mendapatkan ayam es maupun telur di pasaran.

Baca Juga :  Fakfak Berbagi Rahasia Sukses Pala Tomandin, Teluk Bintuni Siap Menyusul

Ia berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kelangkaan tersebut, sehingga pasokan bahan pangan kembali normal dan harga tetap terjangkau menjelang Ramadan.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengaku belum menerima pasokan ayam dan telur dari distributor dalam beberapa waktu terakhir. Selain mengganggu ketersediaan bahan pangan, kondisi ini juga dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya di Kabupaten Kaimana menjelang bulan suci. (TU-07)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menyulam Silaturahmi Tanpa Batas: Halal Bi Halal IKT Manokwari
Sholat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur Wagom: Momentum Kembali Suci dan Menjaga Ketakwaan
Jelang Idul Fitri, Pasar Thumburuni Fakfak Dipalang Karyawan akibat Gaji Tertunggak
Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik
Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak
Fuli Pala Tomandin Kabupaten Fakfak Tembus Rp250 Ribu per Kilogram, Bukti Daya Saing Rempah Premium di Pasar Nasional
Retribusi Pala Februari 2026 Tembus Rp 98,9 Juta, Kualitas Pala Kabupaten Fakfak Tetap Terjaga Meski Produksi Statis
DPD PKS Kabupaten Fakfak Umumkan Pemenang MHQ 2026, Tiga Wakil Fakfak Siap Berlaga di DPW PKS Papua Barat

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:47 WIT

Menyulam Silaturahmi Tanpa Batas: Halal Bi Halal IKT Manokwari

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:18 WIT

Sholat Idul Fitri di Masjid Baitul Makmur Wagom: Momentum Kembali Suci dan Menjaga Ketakwaan

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:58 WIT

Jelang Idul Fitri, Pasar Thumburuni Fakfak Dipalang Karyawan akibat Gaji Tertunggak

Senin, 9 Maret 2026 - 07:01 WIT

Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:21 WIT

Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Berita Terbaru