tagarutama.com, Fakfak – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Fakfak resmi menggelar Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026 yang berlangsung mulai 14 Juni 2026 di GOR Trans Fakfak. Ajang olahraga ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi atlet-atlet muda bulu tangkis, tetapi juga mengusung misi memperkenalkan dan mengangkat identitas daerah melalui nama Tomandin, yang selama ini dikenal sebagai simbol khas Pala Fakfak.
Ketua PBSI Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, bersama Sekretaris PBSI Fakfak, Muhammad Taufiq, serta seluruh jajaran pengurus dan panitia mengajak masyarakat untuk turut hadir menyaksikan serta memeriahkan pertandingan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga sekaligus promosi potensi unggulan daerah.
Dalam keterangannya, Widhi Asmoro Jati menjelaskan bahwa penyelenggaraan Liga Tomandin merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Bupati Cup VII dan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Fakfak ke-126 yang akan dipusatkan pada November mendatang.
“Liga ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pembinaan, dan pengembangan prestasi atlet bulu tangkis di Fakfak. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat semangat kebersamaan sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kompetisi,” ujar Widhi.
Ia menambahkan, pemilihan nama “Tomandin” memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Fakfak. Tomandin merupakan identitas yang melekat erat dengan pala unggulan Fakfak yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari sejarah, budaya, serta kehidupan masyarakat setempat.
“Pala Tomandin bukan hanya komoditas perkebunan, tetapi juga kebanggaan masyarakat Fakfak. Karena itu, kami ingin menjadikan olahraga sebagai media untuk memperkenalkan kekayaan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Sebagai warga PBSI, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mempromosikan dan menjaga identitas daerah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026, Rizal Ninggele, ST., MT, mengungkapkan bahwa kompetisi perdana ini diikuti oleh 10 Persatuan Bulutangkis (PB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Fakfak dengan total 140 atlet muda yang akan bertanding dalam sejumlah kategori usia.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Kehadiran 140 atlet muda menunjukkan bahwa pembinaan bulu tangkis di Fakfak terus berkembang. Kami berharap liga ini menjadi sarana untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menumbuhkan mental bertanding yang sportif dan kompetitif,” kata Rizal.
Melalui pelaksanaan Liga Tomandin, PBSI Fakfak berupaya menggabungkan semangat olahraga dengan promosi daerah. Olahraga tidak hanya dipandang sebagai sarana meraih prestasi, tetapi juga sebagai media efektif untuk memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Fakfak kepada masyarakat luas.
Selain membangun sportivitas dan mempererat persaudaraan antarpecinta bulu tangkis, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap identitas daerahnya. Pala Tomandin yang selama ini menjadi komoditas andalan Fakfak diharapkan semakin dikenal sebagai produk unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan telah mendapat pengakuan di pasar nasional maupun internasional.
Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026 diharapkan menjadi awal dari lahirnya kompetisi olahraga berkelanjutan yang mampu mencetak atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat citra Fakfak sebagai daerah penghasil pala berkualitas dunia. Semangat “Tomandin” diharapkan menjadi simbol persatuan, kebanggaan, dan energi baru dalam memajukan olahraga serta memperkenalkan kekayaan alam Fakfak ke tingkat yang lebih luas.
Dengan mengusung semangat “Bertanding untuk Prestasi, Bergerak untuk Promosi Daerah”, Liga Tomandin PBSI Ke-1 Tahun 2026 menjadi bukti bahwa olahraga dan potensi lokal dapat berjalan beriringan dalam membangun masa depan Kabupaten Fakfak yang lebih maju dan dikenal luas. (TU.01)










