tagarutama.com, FAKFAK – Usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Distrik Kramongmongga, Senin, 17 Agustus 2026, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Imam, S.Pd.I, melakukan kunjungan ke Gedung Puskesmas Kramongmongga.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang ada di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Imam menerima sejumlah masukan dari Kepala Puskesmas Kramongmongga, Ekan Kuda, SKM, terkait berbagai kebutuhan yang masih diperlukan untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan dan penyampaian pihak Puskesmas, masih terdapat sejumlah fasilitas di dalam gedung yang perlu dilengkapi. Beberapa ruangan belum memiliki meja, kursi dan lemari secara memadai. Pintu dan jendela juga belum dilengkapi horden maupun stiker sunblast yang diperlukan untuk memberikan perlindungan serta menjaga privasi pasien.
Kebutuhan juga masih ditemukan pada ruang poli gigi. Meskipun ruangan telah tersedia, fasilitas pemeriksaan seperti dental unit dan perlengkapan penunjang pelayanan gigi belum tersedia secara lengkap.
Selain itu, ruang tata usaha dan administrasi masih membutuhkan penataan serta kelengkapan sarana pendukung. Puskesmas juga memerlukan perangkat komputer, printer dan jaringan internet yang memadai, termasuk dukungan Starlink, guna menunjang pelaksanaan Integrasi Layanan Primer dan pelayanan administrasi berbasis digital.
Persoalan sarana air bersih turut menjadi salah satu perhatian. Sistem distribusi air belum dapat menjangkau seluruh ruangan secara optimal. Bak penampungan air juga belum tersedia di setiap WC atau kamar mandi sehingga diperlukan perhatian lebih lanjut agar kebutuhan dasar pasien maupun tenaga kesehatan dapat terpenuhi.
Pada ruang UGD, rawat inap, ruang tindakan dan ruang bersalin, Puskesmas masih membutuhkan sampiran untuk memberikan batas dan privasi bagi pasien. Fasilitas pendukung Rekam Medis Elektronik (RME) juga belum memiliki ruang khusus.
Untuk ruang perawatan pasien laki-laki dan perempuan, pihak Puskesmas mengusulkan adanya lemari kecil yang dapat digunakan untuk menyimpan makanan pasien. Sementara itu, fasilitas lain yang masih dibutuhkan adalah tiang infus sebagai salah satu perlengkapan dasar dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
Kepala Puskesmas Sampaikan Harapan
Kepala Puskesmas Kramongmongga, Ekan Kuda, SKM, menyampaikan bahwa berbagai kebutuhan tersebut diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik.
“Kami berharap berbagai kekurangan sarana dan prasarana yang ada di Puskesmas Kramongmongga dapat diperhatikan dan secara bertahap dilengkapi. Fasilitas yang memadai tentu akan sangat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ekan Kuda.
Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dan jajaran Puskesmas Kramongmongga merindukan kedatangan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, untuk melihat secara langsung kondisi pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kami juga sangat berharap Bapak Bupati Fakfak dapat berkunjung ke Kramongmongga. Kami merindukan kehadiran beliau di sini agar dapat melihat langsung kondisi Puskesmas sekaligus mendengar aspirasi masyarakat,” ungkapnya.
Imam: Aspirasi Akan Disampaikan
Sementara itu, anggota DPRK Fakfak dari Partai PKS, Imam, S.Pd.I, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan kesempatan penting untuk melihat langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan.
Menurutnya, Puskesmas merupakan fasilitas yang sangat strategis karena menjadi salah satu pintu utama masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Apa yang kami lihat dan dengarkan hari ini merupakan aspirasi yang penting. Kami tidak ingin hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi perlu melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan begitu, kebutuhan yang disampaikan dapat dipahami secara utuh dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” kata Imam.
Ia menambahkan bahwa kelengkapan fasilitas kesehatan bukan sekadar persoalan bangunan, tetapi berkaitan langsung dengan kenyamanan pasien, keselamatan serta kualitas pelayanan tenaga kesehatan.
“Masyarakat Kramongmongga berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Karena itu, berbagai kebutuhan seperti sarana air bersih, perlengkapan pelayanan, fasilitas administrasi, jaringan komunikasi hingga perlengkapan ruang perawatan perlu mendapat perhatian,” lanjutnya.
Imam juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang tetap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun masih terdapat keterbatasan fasilitas.
“Kita tentu memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang tetap bekerja melayani masyarakat di tengah berbagai keterbatasan. Aspirasi ini akan kami bawa dan komunikasikan melalui jalur yang memungkinkan agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.
Dorong Perhatian Pemerintah Daerah
Kunjungan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk mendorong perhatian lebih besar terhadap peningkatan fasilitas kesehatan di Distrik Kramongmongga.
Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan pasien, efektivitas kerja tenaga kesehatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pemerataan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan aspirasi dari Puskesmas Kramongmongga dapat ditindaklanjuti secara bertahap oleh pihak-pihak terkait, sehingga fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut semakin representatif dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kramongmongga. (Ishar.TU-01)











