Perpanjangan Izin Pertambangan PT Freeport Indonesia Untuk Siapa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 November 2023 - 02:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kunjungan Presiden Joko Widodo meninjau Tambang Grasberg milik PT. Freeport Indonesia

Foto. Kunjungan Presiden Joko Widodo meninjau Tambang Grasberg milik PT. Freeport Indonesia

tagarutama.com. Menteri ESDM, Arifin Tasrif baru-baru dalam kunjungan bersama Presiden Joko Widodo menyampaikan persetujan perpanjangan IUPK Freeport bisa diselesaikan secepatnya supaya ada kejelasan dan kepastian. Alasannya karena Indonesia akan sulit mencari investor baru terutama negara Barat jika diputuskan.

“Karena juga kita perlu lihat investasi barat ke sini tuh agak sulit,” ujar Arifin Tasrif.

Dilain pihak Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terburu-buru memperpanjang izin pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Foto Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto dari Fraksi PKS
Foto Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto dari Fraksi PKS

Kata Mulyanto berdasar pada undang-undang, harusnya perpanjangan izin tersebut baru dapat dilakukan paling cepat pada 2026. Disampaikan secara ketentuan perpanjangan izin paling cepat diajukan 5 tahun sebelum izin tersebut berakhir dan paling lama satu tahun sebelum izin tersebut berakhir, yakni tahun 2030.

Mulyanto menilai, perpanjangan izin tersebut justru memberi kesan untuk mengejar Pemilu atau ‘deal-dealan’ untuk biaya kampanye. Apalagi ini dilakukan di tengah tahun politik dan masa jabatan terakhir Jokowi.

Baca Juga :  Gerindra Rayakan HUT ke 17, Tasmiyanti Tassa: Selamat Bapak Prabowo Ketua Umum Gerindra 2025 - 2030

Kontrak Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport Indonesia baru akan berakhir pada 2041 mendatang. Keputusan pemerintah pun dinilai terburu-buru dan gegabah.

Beberapa ahli ekonom kemudian mempertanyakan langkah pemerintah yang tampak terburu-buru memberikan perpanjangan izin. Perpanjangan izin sebenarnya juga dapat dilakukan di era pemerintahan berikutnya.

Kepala Center of Food, Energy, and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Abra Talattov menyampaikan Perpanjangan kontrak juga harus melihat konteks pemerataan untuk masyarakat sekitar,” tegas Abra.

“Sangat tidak ada urgensinya, terburu-buru. Mestinya pemerintah melakukan evaluasi melihat seluruh perkembangan komitmen dan target-target PTFI”, ujarnya.
Di sisi lain, masih ada sejumlah komitmen yang dinilai belum direalisasikan oleh Freeport Indonesia.

Abra kemudian menjelaskan, komitmen yang belum direalisasikan yakni menyangkut pembangunan smelter di Gresik. Menurutnya, dalam beberapa kesempatan, pemerintah telah memberikan kelonggaran untuk pelaksanaan proyek ini. Proyek yang semula ditargetkan tuntas pada tahun ini pun kini molor hingga tahun depan. Dan tentunya ini akan menjadi beban bagi pemerintahan berikutnya.

Baca Juga :  Kepala BMKG RI : Pilar Utama Manajemen Risiko Bencana Alam adalah Informasi yang Terintegrasi

Komitmen lainnya yakni distribusi jatah saham 10% untuk pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa pembagian saham yang menjadi milik pemerintah daerah terlaksana. Lebih jauh, komitmen ini bisa berdampak pada tersalurkannya dividen atau bagi hasil untuk daerah.

Komitmen berikutnya yakni pemberian dividen dari Freeport Indonesia. Dalam hitung-hitungan pemerintah dan MIND ID, dividen PTFI dapat mencapai US$ 1 miliar per tahun. Sayangnya hingga saat ini, realisasinya masih di bawah target yang ditetapkan.

Oleh karena itu perlu dipertegas lagi komitmen PT. Freeport Indonesia sebelum disepakati perpanjangan IUPK PTFI bersama pemerintah.

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran
Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP di Empat DOB Tanah Papua
Pemerintah Mulai Groundcheck 11 Juta Data PBI-JKN, Muhaimin: Harus Tepat Sasaran
bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni
Jelang Ramadhan, Wamen HAM Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Tragedi Mei 1998
Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan
Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen
Saksi Sebut Ada Tekanan Permintaan Rp 2 Miliar dalam Kasus Izin TKA Kemnaker

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:45 WIT

Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:48 WIT

Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP di Empat DOB Tanah Papua

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:01 WIT

Pemerintah Mulai Groundcheck 11 Juta Data PBI-JKN, Muhaimin: Harus Tepat Sasaran

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:50 WIT

bp Indonesia Klaim Sudah Sosialisasi Seismik di tengah Tuntutan Masyarakata Arguni

Senin, 16 Februari 2026 - 19:12 WIT

Jelang Ramadhan, Wamen HAM Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban Tragedi Mei 1998

Berita Terbaru