Budaya Mengunyah Pinang di Fakfak, Lebih dari Sekadar Kebiasaan Sehari-hari

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 03:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah Pinang bukan sekedar buah, buah yang melekat bersama dengan budaya dan tradisi Fakfak.

Buah Pinang bukan sekedar buah, buah yang melekat bersama dengan budaya dan tradisi Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak – Pinang bukan sekadar buah bagi masyarakat Fakfak, Papua Barat. Lebih dari itu, pinang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya dan tradisi lokal. Dari ritual adat, pertemuan sosial, hingga simbol penghormatan dalam acara-acara khusus, pinang memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Fakfak dan Papua pada umumnya.

Bagi masyarakat Fakfak, mengunyah pinang tidak hanya sekadar kebiasaan, melainkan cara untuk mempererat tali persaudaraan dan menunjukkan rasa hormat. Dalam setiap pertemuan adat, pinang selalu hadir sebagai simbol penghormatan kepada tamu dan sebagai sarana menyatukan pendapat.

“Pinang sudah menjadi bagian dari identitas kami. Mulai dari acara adat hingga pertemuan keluarga, pinang selalu ada. Ini bukan sekadar kebiasaan, tapi cara kami menghargai satu sama lain,” ungkap Syamsudin Napitupulu, Kepala Kampung Goras, yang turut melestarikan tradisi ini di kampungnya.

Baca Juga : Maksimalkan Potensi Pala Tomandin untuk Tingkatkan PAD Fakfak, Ini Strategi yang dilakukan

Namun, tingginya konsumsi pinang di Fakfak berdampak pada tingginya permintaan dan harga pinang di pasaran. Hal ini mendorong masyarakat untuk mengeluarkan biaya yang cukup besar hanya untuk membeli pinang. Dinas Perkebunan Fakfak melihat fenomena ini sebagai peluang untuk melestarikan budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan cara menggalakkan penanaman pinang secara mandiri.

Baca Juga :  Perkuat Pala Unggul Fakfak, Pemkab Bangun 10 Asaran Pala Tradisional di Kampung Sentra Produksi Tahun 2026

“Kami ingin pinang tersedia di mana-mana sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk membelinya. Selain itu, upaya ini juga untuk melestarikan budaya mengunyah pinang yang sudah menjadi tradisi turun-temurun,” ujar Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT.

Baca Juga :  Pelatihan Koperasi Sawit Plasma Diapresiasi, Tingkatkan Kemandirian Petani di Fakfak

Langkah ini tidak hanya untuk menjaga ketersediaan pinang, tetapi juga menjadi strategi untuk melestarikan budaya lokal yang semakin tergerus oleh perkembangan zaman. Selanjutnya, Kampung Goras menjadi pelopor dalam gerakan penanaman pinang ini. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak
Mom’s Bakery Indonesia dan Greens And Beans Tertarik Kembangkan Produk Pala Tomandin Fakfak, Dukung Perluasan Pasar Produk Lokal Berbahan Alami
Dinas Perkebunan Fakfak Gaungkan Gerakan “Fakfak Bersih Kotaku” untuk Mendukung Fakfak Membara
Tindak Lanjut Audiensi Bupati Fakfak dengan Menteri Pertanian RI, Program Peremajaan Kelapa Resmi Dimulai

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:44 WIT

Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:57 WIT

Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terbaru

Pau Cubarsi dan Lamine Yamal membawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026.

Olahraga

Dua Bintang Muda Antar Spanyol Raih Gelar Juara Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 05:27 WIT