Maksimalkan Potensi Pala Tomandin untuk Tingkatkan PAD Fakfak, Ini Strategi yang dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025 - 13:11 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarif Retribusi komoditi asli Fakfak dan tarif pengujian mutu pala yang berdampak pada peningkatan PAD daerah.

Tarif Retribusi komoditi asli Fakfak dan tarif pengujian mutu pala yang berdampak pada peningkatan PAD daerah.

tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka mengoptimalkan potensi Pala Tomandin sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Fakfak telah menyiapkan sejumlah perangkat pendukung dan strategi kolaboratif lintas sektor. Dinas Perkebunan Fakfak bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat infrastruktur dan mekanisme penarikan retribusi atas komoditas unggulan tersebut.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mengungkapkan bahwa sejumlah perangkat pendukung telah dipersiapkan, di antaranya:

  1. Database Pengiriman Pala yang diperoleh dari data perdagangan antar pulau sebagai dasar penarikan retribusi.
  2. Tim Pengendali Komoditas Pala yang dibentuk melalui SK Bupati Nomor 500.8-121 Tahun 2024, melibatkan OPD teknis lintas sektor, Kantor Karantina, Bea Cukai, Pelindo, KP3, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala (MPIG-PTF), dan pelaku usaha pala.
  3. Laboratorium Uji Mutu yang siap digunakan untuk mendukung penarikan retribusi.

Selain itu, tahun ini juga direncanakan penguatan kapasitas SDM Perkebunan melalui sertifikasi uji mutu, pengadaan peralatan, dan penangkaran di Balai Besar Perkebunan Ambon dan Lembang.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Sidak, Perketat Pengawasan Distribusi Pala Antar Pulau

“Kami sudah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan, termasuk tim pengendali yang melibatkan berbagai pihak terkait. Semua ini untuk memastikan penarikan retribusi berjalan optimal dan transparan,” kata Widhi.

Baca Juga : Optimalkan PAD, Fakfak Andalkan Pala Tomandin di Tengah Pemangkasan Dana Transfer

Penarikan retribusi akan dikenakan pada komoditas pala yang mendapatkan intervensi langsung dari pemerintah daerah, seperti tarif penggunaan alat uji mutu dan sertifikasi pengujian bibit pala. Berikut adalah nilai retribusi yang ditetapkan dalam Perda Pajak dan Retribusi Daerah:

  • Pala Kulit: Rp 350,-/kg
  • Bunga (Fuli) Pala: Rp 1.000,-/kg
  • Bibit Pala: Rp 1.000,-/pohon anakan

Berdasarkan data perdagangan antar pulau tahun 2024, volume ekspor komoditas pala di Fakfak adalah:

  • Pala Kulit dan Olahan: 1.339,9 ton
  • Bunga (Fuli) Pala: 292,8 ton
  • Bibit Pala: 20.000 anakan

Dengan volume tersebut, diperkirakan kontribusi PAD dari komoditas pala mencapai Rp 781,76 juta per tahun.

Baca Juga :  Perpisahan Siswa TK ABA 1 Wagom Periode 2023/2024, Fitriah Bugis, S.Pd : ini adalah Momen yang Berharga

“Estimasi kontribusi PAD dari perdagangan Pala Tomandin mencapai Rp 781,76 juta per tahun. Ini adalah potensi besar yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin,” ungkap Widhi dengan optimis.

Hingga saat ini, implementasi penarikan retribusi masih menunggu Peraturan Bupati sebagai regulasi turunan dari Perda Pajak dan Retribusi Daerah. Widhi berharap regulasi tersebut segera dikeluarkan agar pungutan retribusi bisa segera diimplementasikan dan memberikan sumbangsih signifikan bagi pendapatan daerah.

“Kami berharap Peraturan Bupati segera dikeluarkan agar pungutan retribusi dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi PAD Fakfak,” pungkas Widhi.

Dengan strategi optimalisasi yang matang dan kolaborasi lintas sektor yang kuat, komoditas Pala Tomandin diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal serta menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah penurunan nilai dana transfer pusat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru