Dinas Perkebunan Fakfak dan Masyarakat Adat Mitimber Rehabilitasi Lahan Bekas Kebakaran dengan 1.000 Pohon Kayu Putih

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 13:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLT. Kepala Dinas Perkebunan Widhi Asmoro Jati bersama masyarakat adat Kampung Mitimber melakukan penyulaman dan penggantian bibit yang terdampak kebakaran dengan menanam 1.000 pohon kayu putih di lahan seluas 1 hektar di area bekas kebakaran lahan menara pantau Bomberay.

PLT. Kepala Dinas Perkebunan Widhi Asmoro Jati bersama masyarakat adat Kampung Mitimber melakukan penyulaman dan penggantian bibit yang terdampak kebakaran dengan menanam 1.000 pohon kayu putih di lahan seluas 1 hektar di area bekas kebakaran lahan menara pantau Bomberay.

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bersama masyarakat adat Kampung Mitimber melakukan penyulaman dan penggantian bibit yang terdampak kebakaran dengan menanam 1.000 pohon kayu putih di lahan seluas 1 hektare. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap di area bekas kebakaran lahan menara pantau Bomberay pada Kamis (13/2/25).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Unit XVI Fakfak, yang telah direncanakan jauh sebelum pelaksanaan. Tujuannya tidak hanya untuk memanfaatkan kembali lahan yang ada, tetapi juga untuk mengurangi risiko kebakaran hutan di masa mendatang.

Baca Juga : Pelatihan Koperasi Sawit Plasma Diapresiasi, Tingkatkan Kemandirian Petani di Fakfak

Koordinator masyarakat adat di Mitimber, Akad Sasim, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah atas langkah cepat dalam membantu rehabilitasi lahan.

Baca Juga :  Petani Tomandin Dapat Apresiasi, Panen Pala Barat Fakfak Resmi Dimulai Oktober 2025

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah dalam membantu merehabilitasi hutan yang sebelumnya telah kami tanami kayu putih. Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu telah mengganggu aktivitas masyarakat, dan kehadiran Dinas Perkebunan sangat membantu kami dalam membudidayakan kembali kayu putih. Tanaman ini sangat cocok untuk wilayah kami dan ke depan diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Akad Sasim.

Baca Juga :  AWI Fakfak Resmi Miliki Nahkoda Baru, Siap Genjot Program Kerja dan Kolaborasi Media

Masyarakat setempat berharap upaya ini terus berlanjut sehingga lahan yang terdampak kebakaran dapat kembali produktif dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Kampung Mitimber. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru