Dorong Ekonomi Rakyat, Pemda Fakfak Kembangkan Tembakau Negeri Seluas 1 Hektare di Teluk Patipi dan Kramongmongga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:05 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus berupaya menjaga keberlanjutan komoditas lokal dengan melaksanakan penanaman Tembakau Negeri seluas satu hektare yang tersebar pada empat kelompok tani di Distrik Teluk Patipi dan Distrik Kramongmongga. Program ini menjadi bagian dari upaya pelestarian tanaman khas Fakfak sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat kampung.

Penanaman dilakukan bersama Kelompok Tani Ten Janom di Kampung Adora, Kelompok Krih Qpan di Kampung Us, Kelompok Kwamkwamur, serta Kelompok Siribon di Kelurahan Fakfak Utara. Selain bantuan sarana produksi, para petani juga mendapatkan pendampingan teknis secara berkelanjutan dari Dinas Perkebunan.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, saat meninjau lokasi penanaman mengatakan bahwa Pemerintah Daerah setiap tahun tetap mengalokasikan program pengembangan Tembakau Negeri, meskipun masih dalam skala terbatas.

Menurutnya, komoditas tersebut merupakan tanaman endemik yang memiliki nilai budaya, sosial, sekaligus ekonomi bagi masyarakat Fakfak.

“Tembakau Negeri merupakan bagian dari identitas dan kearifan lokal masyarakat Fakfak. Karena itu, pemerintah daerah terus berkomitmen menjaga keberlanjutannya agar tetap menjadi sumber penghidupan masyarakat sekaligus warisan yang dapat diteruskan kepada generasi mendatang,” ujar Widhi.

Ia menjelaskan, budidaya Tembakau Negeri memerlukan perhatian khusus karena tanaman ini cukup sensitif terhadap perubahan cuaca serta rentan terhadap serangan hama. Keberhasilan produksi sangat bergantung pada ketelatenan petani dalam merawat tanaman sejak awal pertumbuhan hingga masa panen.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Sosialisasikan Legalitas Pengepul Pala untuk Dorong Hilirisasi Berkelanjutan

“Tembakau Negeri membutuhkan perhatian yang intensif. Petani harus rutin ke kebun setiap hari untuk membersihkan gulma, menjaga kelembapan tanah, serta mengendalikan hama dan penyakit. Daun menjadi bagian utama yang menentukan kualitas dan harga jual, sehingga harus dijaga agar tetap sehat dan tidak rusak,” jelasnya.

Widhi menambahkan, pendampingan dari Dinas Perkebunan tidak berhenti pada tahap penanaman saja, tetapi terus dilakukan selama masa pemeliharaan hingga panen. Dengan perawatan yang optimal, satu tanaman dapat dipanen secara bertahap sebanyak dua hingga tiga kali dalam satu musim.

“Kualitas hasil panen sangat ditentukan oleh proses pemeliharaan. Apabila tanaman terawat dengan baik dan terhindar dari serangan hama, daun yang dihasilkan akan memiliki mutu yang lebih baik dan bernilai ekonomi tinggi. Dalam satu musim, setiap pohon dapat menghasilkan panen daun sebanyak dua sampai tiga kali,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Krih Qpan Kampung Us, Mama Hermelina Iha, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak yang terus memberikan perhatian kepada para pekebun. Menurutnya, kehadiran pemerintah di lapangan memberikan motivasi bagi kelompok tani, khususnya para mama-mama yang menggantungkan penghasilan keluarga dari usaha Tembakau Negeri.

Baca Juga :  Disbun Fakfak bersama BMKG perkuat pekebun pala Tomandin dengan strategi adaptasi perubahan iklim untuk menjaga produktivitas

“Kami bersyukur karena pemerintah tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga selalu mendampingi kami. Mulai dari penanaman sampai panen, kami mendapat arahan dan pembinaan. Setiap hari kami ke kebun untuk membersihkan tanaman dan mengawasi hama agar kualitas daun tetap terjaga. Hasil tembakau ini menjadi sumber pendapatan bagi mama-mama di kampung dan banyak membantu biaya pendidikan anak-anak kami,” ungkap Hermelina.

Melalui program tersebut, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak berharap Tembakau Negeri dapat terus berkembang sebagai salah satu komoditas unggulan berbasis kearifan lokal. Selain menjaga warisan budaya masyarakat, keberadaan tanaman khas Fakfak ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan para pekebun di kampung-kampung sentra produksi.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani, Tembakau Negeri tidak hanya dipertahankan sebagai simbol budaya masyarakat Fakfak, tetapi juga diarahkan menjadi komoditas yang berdaya saing dan memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat di Distrik Teluk Patipi dan Kramongmongga. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesbangpol Fakfak Monitoring Sekretariat Partai Politik, DPD PKS Apresiasi Langkah Pembinaan
Dewan Adat Mbaham Matta dan Dinas Perkebunan Fakfak Awali Pekpekan Meri Totora dengan Penanaman Pala Tomandin Grafting
Yayasan Akape Inma dan Dinas Perkebunan Fakfak Bersinergi Perkuat Data Petani dan Hilirisasi Pala Tomandin
Kepala Kampung Goras Dukung Investasi Sawit, Usulkan Muara Goras Jadi Alternatif Lokasi Jetty Logistik dan CPO
Perkuat Citra Ramah Investasi, Fakfak Gandeng PT STM Agro Energi Kaji Pengembangan Sawit di Bomberay-Tomage
Produk Lokal Air HK Jadi Sponsor Utama Liga Tomandin PBSI Fakfak Ke-1, Perkuat Promosi Pala Tomandin dan Kebanggaan Daerah
Delapan Blok Penghasil Tinggi Jadi Penjaga Mutu Pala Tomandin Fakfak, Didukung Pupuk Organik dari Kementerian Pertanian
Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:05 WIT

Dorong Ekonomi Rakyat, Pemda Fakfak Kembangkan Tembakau Negeri Seluas 1 Hektare di Teluk Patipi dan Kramongmongga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:35 WIT

Kesbangpol Fakfak Monitoring Sekretariat Partai Politik, DPD PKS Apresiasi Langkah Pembinaan

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:26 WIT

Dewan Adat Mbaham Matta dan Dinas Perkebunan Fakfak Awali Pekpekan Meri Totora dengan Penanaman Pala Tomandin Grafting

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:20 WIT

Yayasan Akape Inma dan Dinas Perkebunan Fakfak Bersinergi Perkuat Data Petani dan Hilirisasi Pala Tomandin

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:15 WIT

Kepala Kampung Goras Dukung Investasi Sawit, Usulkan Muara Goras Jadi Alternatif Lokasi Jetty Logistik dan CPO

Berita Terbaru