DPRD DKI Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 19:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman dari Fraksi PKS meminta agar dipercepat transformasi penggunaan kemasan pada sektor UMKM.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman dari Fraksi PKS meminta agar dipercepat transformasi penggunaan kemasan pada sektor UMKM.

tagarutama.com, Jakarta – Kenaikan harga bahan plastik dinilai mulai memberi tekanan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta. Untuk merespons kondisi tersebut, Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong penggunaan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan sekaligus stabil dari sisi harga.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman, menilai bahwa situasi ini bisa menjadi momentum penting untuk mempercepat transformasi penggunaan kemasan pada sektor UMKM. Menurutnya, inovasi dalam kemasan tidak hanya membantu menekan biaya produksi, tetapi juga mendukung upaya keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  BUMN Tekstil Dinilai Ancam Ruang Hidup UMKM dan Pengusaha Kecil

“Perlu ada langkah cepat untuk menekan lonjakan biaya usaha, sekaligus strategi jangka panjang melalui pemanfaatan kemasan alternatif. Dengan begitu, UMKM di Jakarta bisa tetap bersaing di tengah perubahan pasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan ini penting terutama bagi pelaku UMKM yang berada dalam pembinaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar mereka tidak terbebani oleh fluktuasi harga bahan baku yang tidak menentu.

Komisi B, lanjut Ade, akan menginisiasi pembahasan lintas sektor bersama dinas terkait, seperti bidang perekonomian, perdagangan, dan UMKM. Langkah tersebut bertujuan merumuskan kebijakan konkret agar dampak kenaikan harga plastik tidak meluas hingga memengaruhi daya beli masyarakat.

Baca Juga :  Workshop Kreatif Kue Sifon Pala, Inovasi Baru Oleh-Oleh Khas Fakfak

“Yang harus dijaga adalah keseimbangan antara keberlanjutan usaha dan kemampuan konsumen dalam membeli produk. Ini bukan sekadar isu pelaku usaha, tapi juga menyangkut stabilitas ekonomi warga,” tegasnya.

Ia berharap, melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, akan lahir solusi inovatif yang mampu menjaga daya saing UMKM sekaligus mendukung peralihan menuju praktik usaha yang lebih ramah lingkungan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Plastik Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah, Pedagang Pasar Terpaksa Pangkas Keuntungan
Harga Emas Hari Ini Turun, Momentum Tepat untuk Beli?
Penting Dipahami Nasabah, Ini Ketentuan Saldo Minimum Rekening Bank
Pdt Joyce Essuruw : Ada Harapan di Tangan Mama – Mama Bofuwer
OJK Cabut Izin Usaha Sequis Financial, Portofolio Polis Dialihkan ke Sequis Life
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP
BUMN Tekstil Dinilai Ancam Ruang Hidup UMKM dan Pengusaha Kecil

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:53 WIT

DPRD DKI Dorong UMKM Beralih ke Kemasan Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Selasa, 7 April 2026 - 07:25 WIT

Harga Plastik Melonjak Akibat Konflik Timur Tengah, Pedagang Pasar Terpaksa Pangkas Keuntungan

Sabtu, 4 April 2026 - 09:44 WIT

Harga Emas Hari Ini Turun, Momentum Tepat untuk Beli?

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:40 WIT

Penting Dipahami Nasabah, Ini Ketentuan Saldo Minimum Rekening Bank

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:53 WIT

Pdt Joyce Essuruw : Ada Harapan di Tangan Mama – Mama Bofuwer

Berita Terbaru