Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

tagaruata.com, Sorong – Manager PT Tirmas Juan Suhartono secara positif menanggapi keluhan konsumen terhadap kelangkaan produk Air Dalam Kemasan (ADK) Tirmas di Kota Sorong, Papua Barat Daya yang terjadi satu pekan ini.

Juan membenarkan adanya gangguan distribusi akibat kendala pada mesin produksi yang rusakan.

“Memang terjadi kekosongan sejak minggu lalu karena mesin produksi sedang dalam perbaikan. Suku cadang alat harus didatangkan dari luar karena cukup langka,” ujarnya dilansir dari koreri.com, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga :  Pala Tomandin Jadi Ikon Fakfak di Festival Torang Creative dan Ecotourism 2025

“kendala yang terjadi murni karena masalah pada mesin produksi,” tegasnya dikutip dari koreri.com.

Juan menegaskan bahwa Kekosongan air Tirmas bukan disebabkan oleh penghentian produksi secara sengaja, melainkan murni kendala teknis.

“Kami tidak mungkin menghentikan produksi secara tiba-tiba, apalagi ini berkaitan langsung dengan pendapatan dan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Dikatannya, saat ini proses berbaikan mesin yang menagalami kerusakan masih berlangsung. Pihak manajemen optimistis produksi akan segera kembali normal.

Baca Juga :  Kolaborasi Disbun Fakfak dan BPP Perkuat SDM Pekebun serta Dorong Hilirisasi Pala

“Kami perkirakan besok atau lusa distribusi sudah mulai normal kembali. Dalam minggu ini dipastikan sudah pulih sepenuhnya, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas juan.

Manajemen PT Tirmas pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen untuk mempercepat proses perbaikan agar suplai air kemasan kembali tersedia secara merata.(TU-07)

 

 

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru