Kejar ABT-APBN 2025, Dinas Perkebunan Fakfak Targetkan 200 Ha Perluasan Lahan Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025 - 02:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT., saat ditemui disela-sela kegiatan peninjauan Program Strategis Perluasan Lahan Pala Tomandin.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT., saat ditemui disela-sela kegiatan peninjauan Program Strategis Perluasan Lahan Pala Tomandin.

tagarutama.com, Fakfak – Dalam upaya mempercepat pencapaian Program Strategis Pala Unggul, yang secara resmi telah diluncurkan oleh Bupati Fakfak pada 11 Juli 2025 lalu di Distrik Teluk Patipi, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bergerak cepat menjemput peluang pendanaan dari Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN Tahun Anggaran 2025.

Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk terobosan konkret untuk mendorong realisasi program unggulan daerah yang menjadi bagian dari Visi Misi Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat). Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, saat ditemui media.

“Untuk mengejar target lebih besar dalam pengembangan budidaya pala, kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD. Karena itu, perlu ada upaya serius menjaring sumber anggaran lain, salah satunya melalui ABT-APBN 2025,” jelas Widhi.

Baca Juga : MPIG-PTF Gencarkan Sosialisasi: Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Pendampingan Petani serta Pengepul Pala Tomandin

Ia menerangkan bahwa menjelang akhir tahun anggaran, biasanya tersedia sisa dana APBN yang bisa dimanfaatkan oleh pemerintah daerah melalui skema program strategis pusat-daerah. Namun, agar program daerah bisa disetujui dan didanai, harus memenuhi kriteria kesiapan (readiness criteria) yang ditentukan.

Baca Juga :  Sosialisasikan Penanganan Yang Tepat Terhadap Pala Tomandin, MPIG-PTF dan Dinas Perkebunan Fakfak Turun Langsung Edukasi Pengepul

“Kami sedang mengusulkan program perluasan lahan Pala Tomandin Fakfak seluas 200 hektar untuk menjangkau 30 kampung potensial. Usulan ini dilengkapi dengan data kelompok calon petani dan calon lahan (CPCL), serta kesiapan benih sebanyak 35.000 pohon dari produsen benih bersertifikat,” ungkapnya.

Saat ini, Dinas Perkebunan tengah memasuki tahap verifikasi dan validasi data CPCL, dan terus menjalin komunikasi aktif dengan kampung-kampung sasaran. Diharapkan, kelompok petani pala di setiap kampung dapat segera menginisiasi pembentukan kelompok dan menghubungi Dinas sebagai bentuk kesiapan menerima dukungan program perluasan.

Baca Juga :  Gebyar Menyongsong Milad ke-3 Rumah Qur'an Cahaya Islam Fakfak: Membumikan Al-Qur'an di Tanah Papua

Lebih lanjut, Widhi menambahkan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih di tingkat kampung merupakan momentum penting untuk membangun ekosistem ekonomi yang mandiri berbasis komoditas unggulan lokal.

“Melalui koperasi ini, kelompok tani pala dapat diarahkan menjadi pelaku usaha mandiri yang terintegrasi dengan rantai pasok. Dukungan ABT-APBN sangat strategis untuk memperkuat pondasi ekonomi kampung dan membentuk ekosistem pala unggulan dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Dinas Perkebunan optimistis, jika seluruh tahapan berjalan lancar dan dukungan semua pihak dapat terjalin, maka realisasi bantuan ABT-APBN 2025 akan menjadi pengungkit percepatan Program Strategis Pala Unggul Fakfak. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru