Kepala Kampung Goras Dukung Investasi Sawit, Usulkan Muara Goras Jadi Alternatif Lokasi Jetty Logistik dan CPO

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kampung Goras, Syamsudin Napitupulu bersama Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati mendampingi Direktur Teknis bersama tim yang bekerja sama dengan PT STM Agro Energi guna melakukan peninjauan di beberapa lokasi potensial, yakni Kali Handak Otoweri, Kali Tesha, dan Muara Goras.

Kepala Kampung Goras, Syamsudin Napitupulu bersama Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati mendampingi Direktur Teknis bersama tim yang bekerja sama dengan PT STM Agro Energi guna melakukan peninjauan di beberapa lokasi potensial, yakni Kali Handak Otoweri, Kali Tesha, dan Muara Goras.

tagarutama.com, Fakfak – Kepala Kampung Goras, Syamsudin Napitupulu, menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan investasi perkebunan kelapa sawit di wilayah Distrik Bomberay dan Tomage, Kabupaten Fakfak. Menurutnya, kehadiran investasi yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsudin berharap kawasan Muara Goras dapat dipertimbangkan sebagai salah satu lokasi alternatif pembangunan jetty bongkar muat logistik dan jetty Crude Palm Oil (CPO). Ia menilai Kampung Goras memiliki posisi yang strategis karena berada di kawasan muara dengan akses langsung ke perairan yang berpotensi menunjang aktivitas pelayaran dan distribusi hasil perkebunan.

“Kami menyambut baik masuknya investasi perkebunan kelapa sawit di Bomberay dan Tomage. Harapan kami, Muara Goras dapat menjadi salah satu alternatif lokasi pembangunan jetty logistik maupun jetty CPO karena memiliki letak yang strategis dan didukung potensi wilayah perairan yang cukup baik,” ujar Syamsudin.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut nantinya tidak hanya mendukung kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui peningkatan konektivitas, tumbuhnya usaha-usaha baru, serta terbukanya kesempatan kerja bagi warga sekitar.

Tim Teknis Lakukan Survei di Tiga Titik Potensial

Baca Juga :  Petani Pala Fakfak Kekurangan Fasilitas Pasca Panen, Dinas Perkebunan Dorong Dukungan Pemerintah

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat Kampung Goras terhadap rencana investasi yang saat ini tengah dikaji bersama pihak investor.

Ia menjelaskan, Direktur Teknis bersama tim yang bekerja sama dengan PT STM Agro Energi saat ini sedang melaksanakan survei dan verifikasi lapangan untuk mengidentifikasi lokasi yang paling layak mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit beserta sarana pendukungnya.

Adapun sejumlah titik yang menjadi objek kajian meliputi Kali Handak Otoweri, Kali Tesha, dan Muara Goras.

“Tim teknis sedang melakukan peninjauan di beberapa lokasi potensial, yakni Kali Handak Otoweri, Kali Tesha, dan Muara Goras. Survei ini bertujuan melihat kesesuaian lokasi dari berbagai aspek, seperti kondisi perairan, kedalaman alur pelayaran, aksesibilitas, karakteristik muara, hingga potensi pengembangan fasilitas bongkar muat dan jetty CPO di masa mendatang,” jelas Widhi.

Menurutnya, penetapan lokasi jetty tidak dapat dilakukan secara sepihak, tetapi harus melalui kajian menyeluruh yang mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan pelayaran, dampak lingkungan, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

“Kami mengapresiasi dukungan dan masukan dari Kepala Kampung Goras. Aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan. Seluruh lokasi yang disurvei akan dinilai secara objektif sehingga dapat ditentukan titik yang paling sesuai dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat maupun daerah,” katanya.

Baca Juga :  Organisasi Kepemudaan Cipayung Fakfak Kawal Aspirasi Pedagang Korban Kebakaran Plaza Tambaruni

Investasi Harus Berjalan Selaras dengan Pembangunan Berkelanjutan

Widhi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Fakfak berkomitmen mengawal setiap investasi agar berjalan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan, menghormati hak-hak masyarakat adat, menjaga kelestarian lingkungan, serta memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, investasi yang berkualitas tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghadirkan keseimbangan antara pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan sumber daya alam.

“Seluruh tahapan perencanaan akan dilakukan secara transparan, partisipatif, dan berdasarkan hasil kajian teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, investasi yang masuk benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Fakfak,” tegasnya.

Melalui survei yang sedang berlangsung, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap potensi kawasan Bomberay dan Tomage dapat terpetakan secara menyeluruh sebagai dasar pengembangan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan. Selain itu, pembangunan infrastruktur strategis seperti fasilitas bongkar muat dan jetty diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru serta meningkatkan daya saing Kabupaten Fakfak sebagai daerah yang ramah investasi. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar
Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan
Perdagangan Pala Fakfak Hingga Juli 2026 Capai 1.025 Ton, Retribusi Daerah Tembus Rp405 Juta
KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:21 WIT

Ini Penjelasan Ketua MUI Papua Barat Terkait Hibah Rp 1 Miliar

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:14 WIT

Perayaan Islam Masuk di Tanah Papua ke 666 Tahun, Angkat Semangat Toleransi dan Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Berita Terbaru