Potensi Rp 781 Juta per Tahun, Retribusi Komoditas Pala Siap Dorong PAD Kabupaten Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 23:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi pemutakhiran tarif retribusi digelar oleh Dinas Perkebunan pada Rabu (23/4/2025) di ruang pertemuan Disbun Fakfak sebagai langkah menjaga mutu dan citra pala Tomandin Fakfak yang kini makin dikenal pasar nasional maupun internasional.

Sosialisasi pemutakhiran tarif retribusi digelar oleh Dinas Perkebunan pada Rabu (23/4/2025) di ruang pertemuan Disbun Fakfak sebagai langkah menjaga mutu dan citra pala Tomandin Fakfak yang kini makin dikenal pasar nasional maupun internasional.

tagarutama.com, Fakfak — Kebijakan retribusi daerah untuk komoditas pala di Kabupaten Fakfak diproyeksikan akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru yang cukup signifikan. Berdasarkan data Dinas Perkebunan, rata-rata volume penjualan pala antar pulau dalam tiga tahun terakhir mencapai 1.650 hingga 2.000 ton per tahun, sementara penjualan bibit pala sekitar 20.000 pohon per tahun.

Dengan tarif retribusi yang telah disepakati bersama pelaku usaha, potensi penerimaan daerah dari sektor ini ditaksir berada di kisaran Rp 600 juta hingga Rp 781 juta per tahun. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak saat sosialisasi pemutakhiran tarif retribusi digelar oleh Dinas Perkebunan pada Rabu (23/4/2025) di ruang pertemuan Disbun Fakfak.

Baca Juga :  Pala Tomandin: Simbol Identitas Fakfak yang Mendunia

Plt Kepala Dinas Perkebunan Fakfak mengungkapkan bahwa penerimaan ini sangat penting di tengah kebutuhan efisiensi dan keterbatasan anggaran daerah.

“Pendapatan ini akan menjadi sumber pembiayaan pembangunan di berbagai sektor, sekaligus mendukung peningkatan pelayanan publik dan pemberdayaan pekebun pala,” jelasnya.

Baca Juga : Pemerintah Daerah Fakfak Mantapkan Pungutan Pajak Retribusi Pala, Dinas Perkebunan Sosialisasikan Tarif Baru kepada Pelaku Usaha

Kebijakan retribusi ini juga diarahkan untuk menjaga mutu dan citra pala Tomandin Fakfak yang kini makin dikenal pasar nasional maupun internasional. Pemerintah daerah mendorong agar seluruh pelaku usaha menjaga kualitas produksi, sehingga nilai jual komoditas pala bisa terus meningkat.

Baca Juga :  Solidaritas Kemanusiaan, SMK Yapis Fakfak Kumpulkan Donasi untuk Palestina

“Jangan jadikan retribusi sebagai alasan untuk menurunkan harga pala. Justru kita harus saling menguatkan, karena petani adalah sumber penghidupan kita. Mari kita jaga mutu pala Tomandin,” tegas Plt Kepala Dinas dalam penutupan sosialisasi.

Sebagai bagian dari implementasi kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak bersama Bank Papua akan segera meluncurkan Launching Perdana Penerimaan Retribusi Pala Unggulan Daerah. Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol awal kontribusi nyata sektor perkebunan dalam mendukung pembangunan ekonomi Fakfak. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar
Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan
Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:16 WIT

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:46 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Berita Terbaru