MPIG-PTF Gencarkan Sosialisasi: Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Pendampingan Petani serta Pengepul Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 22:40 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Ketua MPIG-PTF, Abdul Jalil Karoror, SP, MM., bersama Plt. Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., dan Kepala Distrik Fakfak Tengah, Soleman Temongmere, ST, MM., bersama Para Kepala Kampung dan perangkat kampung se-Distrik Fakfak Tengah berfoto bersama pada kegiatan sosialisasi pentingnya Indikasi Geografis (IG) Pala Tomandin, sekaligus memperkuat tata kelola, pengawasan, serta pendampingan secara langsung kepada masyarakat pala.

Tampak Ketua MPIG-PTF, Abdul Jalil Karoror, SP, MM., bersama Plt. Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., dan Kepala Distrik Fakfak Tengah, Soleman Temongmere, ST, MM., bersama Para Kepala Kampung dan perangkat kampung se-Distrik Fakfak Tengah berfoto bersama pada kegiatan sosialisasi pentingnya Indikasi Geografis (IG) Pala Tomandin, sekaligus memperkuat tata kelola, pengawasan, serta pendampingan secara langsung kepada masyarakat pala.

tagarutama.com, Fakfak – Dalam rangka memperkuat perlindungan dan pengembangan komoditas unggulan daerah, Asosiasi Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) menggelar sosialisasi di tingkat distrik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani dan pelaku usaha terhadap pentingnya Indikasi Geografis (IG) Pala Tomandin, sekaligus memperkuat tata kelola, pengawasan, serta pendampingan secara langsung kepada masyarakat pala.

Ketua MPIG-PTF, Abdul Jalil Karoror, SP, MM, dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Distrik Fakfak Tengah menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap di 15 distrik, dimulai dari tiga distrik awal. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh petani dan pelaku usaha benar-benar memahami manfaat dari Indikasi Geografis, baik secara ekonomi maupun dalam menjaga kualitas dan identitas pala asli Fakfak,” ujarnya.

Sosialisasi ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:

  • Tata Kelola Panen dan Pascapanen Pala Tomandin
  • Pengawasan terhadap Komoditas Pala
  • Peningkatan Kapasitas Petani dan Pelaku Usaha
  • Edukasi Hak dan Kewajiban sebagai Pemangku IG

Menurut Abdul Jalil, partisipasi aktif petani dalam pembinaan dan pengawasan sangat penting demi menjaga keberlanjutan program. “Petani harus merasa memiliki Indikasi Geografis ini, karena dari sanalah kekuatan ekonomi dan budaya lokal kita berasal.”

Baca Juga :  Harga Pala Tomandin Stabil Memasuki Liburan Akhir Tahun, Peluang Ekspor Fakfak Semakin Terbuka

Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Distrik Fakfak Tengah, Soleman Temongmere, ST, MM, dan turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, serta para petani, pengepul pala, dan aparat kampung.

Dalam sambutannya, Soleman menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan pengawasan yang berkelanjutan. “Pala Tomandin bukan sekadar komoditas, tetapi simbol daerah. Harus dijaga kualitasnya agar bisa bersaing dan memberikan nilai ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, menekankan bahwa keberadaan MPIG-PTF merupakan bentuk nyata perlindungan terhadap warisan lokal. “Pala Tomandin memiliki nilai lebih dari sekadar ekonomi. Ia adalah identitas, sejarah, dan spiritualitas masyarakat Fakfak. Sudah memiliki sertifikat paten, artinya wajib bagi kita untuk menjaga dan melestarikannya,” ujarnya.

Baca Juga : Pemkab Fakfak Luncurkan Program Strategis Pala Unggul, Salurkan 2.200 Bibit dan Insentif Rp110 Juta untuk Petani

Widhi juga menambahkan, ke depan pihaknya bersama MPIG-PTF akan memperkuat edukasi kepada petani tentang budidaya dan pengolahan pala yang berkualitas, serta mendorong pembentukan budaya “sasi” kembali sebagai kearifan lokal dalam menjaga siklus panen dan kualitas hasil panen.

Baca Juga :  75 Ribu Bibit Pala Tomandin Fakfak Disertifikasi: Jamin Mutu, Cegah Peredaran Bibit Ilegal

Beragam harapan dan masukan juga disampaikan oleh peserta sosialisasi, terutama dari para tokoh kampung. Di antaranya adalah seruan untuk melarang panen pala muda, meningkatkan pengawasan mutu pala yang keluar dari Fakfak, serta perlunya kolaborasi kuat antar-stakeholder dalam menjaga keaslian dan keberlanjutan produk Pala Tomandin.

MPIG-PTF berkomitmen penuh untuk terus membina, mengawasi, dan mendampingi petani, termasuk memperkuat organisasi dan melindungi nama besar Pala Tomandin Fakfak dari upaya pemalsuan maupun penurunan mutu. Promosi aktif ke pasar nasional dan internasional juga menjadi langkah strategis untuk menjaga eksistensi pala sebagai komoditas unggulan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru