75 Ribu Bibit Pala Tomandin Fakfak Disertifikasi: Jamin Mutu, Cegah Peredaran Bibit Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 21:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon sertifikasi benih Pala Tomandin Fakfak.

Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon sertifikasi benih Pala Tomandin Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak – Sebanyak 75 ribu bibit Pala Tomandin di Kabupaten Fakfak resmi menjalani proses sertifikasi oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon. Proses sertifikasi berlangsung selama empat hari, mulai Sabtu (26/7/2025), sebagai bentuk upaya menjamin mutu, legalitas, dan ketelusuran bibit pala unggulan daerah tersebut.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Papua Barat, serta BBPPTP Ambon. Sertifikasi dilakukan terhadap bibit-bibit pala yang benihnya berasal dari Blok Penghasil Tinggi (BPT) dan Pohon Induk Terpilih (PIT), yang dikelola oleh tiga penangkar lokal: Prima Karya, Balili Jaya, dan Sikapory.

Perwakilan BBPPTP Ambon, Ahmad Ali Imron, menjelaskan pentingnya proses ini sebagai bagian dari sistem proteksi varietas lokal dan penguatan keberlanjutan komoditas pala Fakfak.

“BBPPTP Ambon adalah salah satu dari tiga balai besar nasional yang bertugas tidak hanya menguji benih, tetapi juga melindungi tanaman dari hama penyakit serta menjamin benih berkualitas melalui pendekatan teknologi,” jelas Ahmad.

Ia menambahkan bahwa sertifikasi benih juga merupakan syarat penting dalam skema Indikasi Geografis (IG), yang telah melekat pada Pala Tomandin Fakfak sebagai salah satu aset kekayaan intelektual daerah.

Baca Juga : Kampung Sisir Gelar Pelatihan Ketahanan Pangan: Dorong Produktivitas Petani Pala dan Sinergi Ekonomi Kampung

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mengungkapkan bahwa program ini sangat penting untuk menjaga kualitas bibit yang diedarkan secara legal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Menyulam Silaturahmi Tanpa Batas: Halal Bi Halal IKT Manokwari

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBPPTP Ambon atas dukungan teknis dan pembiayaannya dalam program ini. Sertifikasi ini memastikan bahwa Pala Tomandin Fakfak sebagai produk unggulan daerah benar-benar terlindungi dari sisi mutu dan legalitas,” ujarnya.

Widhi juga mengimbau seluruh penyedia, penyalur, dan pelaku distribusi bibit pala agar hanya menggunakan bibit bersertifikat dalam setiap aktivitas budidaya, distribusi, maupun bantuan pemerintah.

“Label sertifikasi yang ditempelkan pada setiap bibit adalah tanda bahwa bibit tersebut telah memenuhi standar mutu genetik, fisiologis, dan fisik seperti tinggi, diameter batang, dan jumlah daun. Ini wajib untuk memastikan keberlanjutan dan legalitas usaha budidaya pala,” tambahnya.

Baca Juga :  Terbitkan 5 SK Pengakuan Masyarakat Adat, Pemda Fakfak: “Ini Komitmen Kami untuk Jaga dan Lestarikan Nilai-nilai Adat”

Tak hanya menjamin mutu, sertifikasi juga berperan strategis dalam pengendalian distribusi antar daerah, menghindari peredaran bibit palsu, dan mencegah pencurian plasma nutfah serta penyebaran penyakit tanaman.

Sebagai bentuk pengawasan, Dinas Perkebunan Fakfak kini telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelayanan peredaran bibit bersertifikat, termasuk penerapan retribusi daerah sebesar Rp1.000 per pohon bibit.

Hal ini berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, sebagai bagian dari penertiban distribusi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Retribusi ini menjadi bentuk kontribusi terhadap daerah dan juga tertib administrasi. Kami juga akan terus bersinergi dengan OPD terkait, pemerintah kampung, hingga pihak karantina dan pelabuhan seperti Pelindo untuk memastikan peredaran bibit keluar Fakfak berjalan sesuai aturan,” tegas Widhi.

Dengan sertifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap dapat memperkuat posisi Pala Tomandin sebagai komoditas strategis yang tak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga menjadi simbol identitas dan warisan lokal yang harus dijaga keberlanjutannya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terbaru

Uncategorized

TALKSHOW KESEHATAN WARNAI MILAD KE-95 NASYIATUL AISYIYAH DI MANOKWARI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:33 WIT