MPIG-PTF Gelar Sosialisasi untuk Perkuat Pembinaan Pekebun Pala di Wilayah Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 23:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. MPIG-PTF bersama Dinas Perkebunan Fakfak lakukan sosialisasi dan edukasi kepada pekebun Pala di Wilayah Fakfak Barat.

Foto. MPIG-PTF bersama Dinas Perkebunan Fakfak lakukan sosialisasi dan edukasi kepada pekebun Pala di Wilayah Fakfak Barat.

tagarutama.com, Fakfak – Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) terus berupaya memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap komoditas unggulan daerah, yakni Pala Tomandin. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bersama pekebun di wilayah Fakfak bagian Barat.

Kegiatan yang menggandeng Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak ini menghadirkan perwakilan pekebun dari delapan kampung. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, yang dalam sambutannya menekankan bahwa Pala Tomandin Fakfak masih menghadapi sejumlah tantangan.

“Setidaknya ada 10 persoalan utama yang perlu kita perbaiki secara bertahap, mulai dari budidaya, produktivitas, fluktuasi harga, hingga pascapanen. Termasuk juga sarana prasarana, hilirisasi produk, regulasi, dan penguatan bisnis pala. Semua pihak harus terlibat agar kualitas pala kita mampu menembus pasar ekspor,” jelas Widhi.

Baca Juga :  Kolaborasi Kodim 1803 Fakfak dan Dinas Perkebunan dalam Gertak Fakfak untuk Pelestarian dan Perluasan Lahan Pala sebagai Tanaman Produksi

Sementara itu, Ketua MPIG-PTF, Abdul Jalil Karoror, menegaskan pentingnya peran MPIG dalam menjaga kualitas serta melindungi produk Pala Tomandin yang telah diakui sebagai komoditas Indikasi Geografis (IG).

“Tugas kami bukan hanya melindungi identitas pala Fakfak, tetapi juga memastikan bahwa budidaya, panen, hingga pascapanen berjalan sesuai standar IG. Karena itu, komunikasi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah harus terus dibangun,” ujarnya.

Baca Juga : BPJS Kesehatan Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Gandeng PT. RSP, Targetkan 100 Persen Kepesertaan Karyawan

Dalam sesi diskusi terbuka, para pekebun menyampaikan berbagai masukan, mulai dari kebutuhan regulasi pascapanen, kepercayaan petani dalam proses jual beli, pengendalian hama, hingga perlunya alat pengering pala yang lebih optimal. Peserta juga mengusulkan adanya kampung model percontohan sebagai sarana pembelajaran budidaya pala yang baik.

Baca Juga :  Bangun Generasi Tanggap Bencana, Rumah Zakat Hadir di SMA Negeri 1 Fakfak

Menutup kegiatan, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak menyampaikan bahwa hasil diskusi ini akan menjadi masukan penting dalam penyusunan program strategis Pala Unggul 2025–2029 yang sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

“Harapan kami, MPIG tidak hanya menjadi wadah formal, melainkan motor penggerak yang menjaga mutu, identitas, dan keberlanjutan Pala Tomandin Fakfak. Mari kita bangun sinergi yang kuat antara pekebun, pelaku usaha, dan pemerintah, sehingga pala kita mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” pungkas Widhi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekebun semakin memahami pentingnya perlindungan dan pengembangan Indikasi Geografis, serta semakin bangga dengan Pala Tomandin sebagai komoditas khas yang menjadi kebanggaan Fakfak. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !
Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul
Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak
Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026
Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen
MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak
Sinergi Pemprov Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Bangun Dua Solar Dryer Pala Jumbo Berbasis Swakelola Tahun 2025
Pembahasan Draft Perbub RAD Pala dan RAD Sawit Perkuat Arah Pembangunan Fakfak MEMBARA

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIT

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:48 WIT

Pemda Fakfak Rilis Capaian Tahun Pertama Program Strategis Pala Unggul

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:02 WIT

Respon Positif Plt. Kadisbun Fakfak atas Usulan Durian Jadi Tanaman Perkebunan dalam Sidang APBD 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:57 WIT

Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Berita Terbaru

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya, Agustinus R. Kambuaya dalam satu kesempatan memberikan pandangan (foto/istimewa)

Politik

KDMP Tersendat, ARK Wanti-wanti Kecemburuan Sosial di Desa

Kamis, 15 Jan 2026 - 11:28 WIT

Produk Air Trimas bentuk Galon ( foto/ist)

Daerah

Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:47 WIT