BPJS Kesehatan Papua Barat dan Dinas Perkebunan Fakfak Gandeng PT. RSP, Targetkan 100 Persen Kepesertaan Karyawan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 04:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mendorong agar PT. RSP melalui program CSR dapat membantu masyarakat terdampak.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mendorong agar PT. RSP melalui program CSR dapat membantu masyarakat terdampak.

tagarutama.com, Fakfak – BPJS Kesehatan Papua Barat bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung program layanan kesehatan gratis yang menjadi prioritas Pemerintah Daerah. Salah satu langkah nyata adalah menggandeng PT. Rimbun Sawit Papua (RSP) untuk memastikan seluruh karyawan perusahaan sawit menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan dengan target kepesertaan 100 persen.

Langkah ini dinilai penting mengingat perlindungan kesehatan karyawan dan keluarganya tidak hanya berdampak pada kesejahteraan tenaga kerja, tetapi juga pada produktivitas perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen kuat dari manajemen perusahaan dan kesadaran karyawan agar program ini dapat berjalan optimal.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa dukungan perusahaan sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk karyawan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar wilayah perkebunan.

“Kami mendorong agar PT. RSP melalui program CSR dapat membantu masyarakat terdampak, terutama dalam kepesertaan BPJS Kesehatan. Hal ini sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Sinergi Penguatan BPT Pala Tomandin Perkokoh Benih Unggul dan Hilirisasi Pala di Kabupaten Fakfak

Menurutnya, pemanfaatan CSR perusahaan diharapkan mampu memperluas jangkauan program BPJS Kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar program CSR benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat terdampak. Jika komitmen ini berjalan baik, perusahaan tidak hanya memperkuat citra positifnya, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat,” tambah Widhi.

Baca Juga : Meriahkan HUT ke-80 RI, KAMMI Komisariat Fakfak Dorong Nasionalisme Lewat Lomba

Kepala BPJS Kesehatan Papua Barat, dr. Dwi Sulistyono Yudo, yang turut hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, menekankan pentingnya peran perusahaan dalam mendukung program kesehatan nasional.

“Kami berharap seluruh perusahaan, termasuk PT. RSP, dapat mendaftarkan karyawannya beserta keluarga tanpa terkecuali. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan perlindungan kesehatan secara penuh. Selain itu, kami juga mengimbau agar fasilitas kesehatan digunakan dengan bijak, tidak disalahgunakan, dan tetap menjaga pola hidup sehat,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Inspeksi Pedagang Pengepul Pala

Ia juga menegaskan bahwa sudah saatnya dunia usaha ikut berkontribusi dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Sinergi antara BPJS Kesehatan, perusahaan, dan pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat terwujudnya layanan kesehatan gratis dan pencapaian tujuan kesehatan nasional.

Dinas Perkebunan Fakfak sendiri berkomitmen untuk terus memprospek PT. RSP agar melalui CSR perusahaan dapat membantu membiayai kepesertaan BPJS masyarakat terdampak di wilayah sekitar perkebunan, khususnya di Distrik Bomberay dan Tomage. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata dalam mensukseskan program kesehatan gratis yang dicanangkan pemerintah daerah. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terbaru

Uncategorized

TALKSHOW KESEHATAN WARNAI MILAD KE-95 NASYIATUL AISYIYAH DI MANOKWARI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:33 WIT