Dinas Perkebunan Fakfak Siapkan SDM Unggul Lewat Bimtek Pala & Minyak Kayu Putih di Balai BBPPT Ambon

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Sejumlah Peserta Bimtek dari Fakfak yang dikirimkan ke balai BBPPT Ambon.

Foto. Sejumlah Peserta Bimtek dari Fakfak yang dikirimkan ke balai BBPPT Ambon.

tagarutama.com, Fakfak – Sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan, khususnya pada komoditas unggulan daerah, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak mengirim enam orang peserta untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Balai Besar Perbenihan dan Perlindungan Tanaman Perkebunan (BBPPT) Ambon. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, sejak 25 Agustus 2025.

Enam peserta tersebut terdiri atas empat aparatur sipil negara (ASN) dan dua pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP) yang bergerak di bidang penangkaran benih pala serta produksi minyak kayu putih. Materi bimtek difokuskan pada teknik pengujian mutu berstandar, pengawasan penangkaran, serta praktik budidaya dan pengolahan komoditas perkebunan yang baik dan benar.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas ASN dan pelaku usaha lokal.

“Bimtek ini sangat penting dan mendesak untuk menyiapkan SDM yang profesional, baik dari unsur ASN maupun pelaku usaha. Dengan keterampilan yang memadai, mereka dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal dalam budidaya, pengolahan, distribusi, hingga pemasaran pala dan minyak kayu putih,” ujar Widhi.

Baca Juga :  Pengembangan Ekonomi Fakfak: Vokasi dan Pemanfaatan Tanaman Produktif Jadi Fokus Utama

Ia menambahkan, penguatan kapasitas ASN juga diarahkan untuk mendukung pelayanan retribusi daerah dari komoditas pala, terutama dalam aspek pengawasan penangkaran maupun pengujian produk.

Baca Juga : Dukung Petani Kecil, Pemkab Fakfak Anggarkan Rp25 Juta per Unit untuk Pemeliharaan Rumah Pengasaran Pala

Sementara itu, pelaku usaha penangkaran pala yang mengikuti bimtek, Bertus Woy, menyampaikan bahwa kesempatan ini menjadi momentum penting bagi OAP untuk terus berdaya.

“Kami didorong agar bisa menjamin ketersediaan benih pala yang unggul, berkualitas, dan bersertifikat. Hal ini penting agar Fakfak tetap menjadi daerah penghasil pala yang dikenal hingga ke pasar luar,” ungkap Bertus.

Dari sisi produksi minyak kayu putih, Albayan Iha, pelaku usaha OAP lainnya, menilai pelatihan ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Baca Juga :  Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

“Produksi minyak kayu putih di Fakfak saat ini memang sudah berjalan, tetapi masih terbatas untuk kebutuhan lokal. Dengan tambahan ilmu dari bimtek, kami berharap produksi bisa berkembang ke skala lebih besar,” jelas Albayan.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh untuk memperkuat penangkaran pala serta meningkatkan kapasitas produksi minyak kayu putih sesuai standar mutu nasional.

Lebih jauh, Bimtek ini juga diharapkan menjadi langkah awal tumbuhnya lebih banyak wirausaha lokal, khususnya OAP, yang mampu mengelola usaha perkebunan dari hulu ke hilir. Dengan demikian, produk unggulan daerah seperti pala dan minyak kayu putih tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berdaya saing di pasar regional bahkan nasional. (TU 01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah
Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026
Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026
Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global
Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak
Mom’s Bakery Indonesia dan Greens And Beans Tertarik Kembangkan Produk Pala Tomandin Fakfak, Dukung Perluasan Pasar Produk Lokal Berbahan Alami
Dinas Perkebunan Fakfak Gaungkan Gerakan “Fakfak Bersih Kotaku” untuk Mendukung Fakfak Membara
Tindak Lanjut Audiensi Bupati Fakfak dengan Menteri Pertanian RI, Program Peremajaan Kelapa Resmi Dimulai

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIT

KAMMI Fakfak Gelar Musyawarah Komisariat IX, Perkuat Regenerasi Kepemimpinan dan Semangat Dakwah

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:39 WIT

Bupati Fakfak Tandatangani Lima Surat Edaran, Perkuat Tata Kelola Musim Panen Pala Barat 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:23 WIT

Inventarisasi CPCL Peremajaan Kelapa 75 Hektare Rampung, Pemkab Fakfak Optimistis Raih Tambahan Alokasi APBN 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 07:44 WIT

Pala dan Pohon Pogah: Warisan Alam Fakfak yang Mendunia, Siap Menembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:57 WIT

Tembakau Negeri Mahi Tuni, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga Pemerintah Kabupaten Fakfak

Berita Terbaru

Pau Cubarsi dan Lamine Yamal membawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026.

Olahraga

Dua Bintang Muda Antar Spanyol Raih Gelar Juara Dunia 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 05:27 WIT