tagarutama.com, Jakarta – POCARI SWEAT Run Lombok 2026 tinggal menghitung hari, event lari yang akan diselenggarakan di Pertamina International Circuit, Lombok, pada 11 – 12 Juli 2026 ini sangat dinantikan oleh pencinta olahraga lari baik perseorangan, komunitas maupun pelari elite Nasional dan Internasional.
Dalam menyambut POCARI SWEAT Run Lombok 2026 ini, Perisapan dan latihan menjadi kunci utama seperti yang dilakukan tim Pacer Pocari Sweat Run Lombok 2026.
Pacer yang tugasnya memandu peserta dalam event lari agar bisa mencapai garis finis dalam target waktu tertentu, memiliki persiapan yang lebih ekstra namun tetap terukur.
Aditya Aksani TaqwiM salah satu leader Pacer FM (Full Marathon atau Marathon) dalam pesan suara, saat dihubungi oleh media ini, mengatakan, saat ini dia dan beberapa Pacer lainya telah memasuki tapering Week, yaitu fase dimana pengurangan volume latihan dan intesitas agar kondisi fisik mudah recovery dan terhindar dari cedera.
“2 minggu sebelum race, Intensitas latihan yang biasanya mencapai 70%, dikurangi menjadi 40% hingga 60%,” Kata Aditya melalui Voicenote whatsapp, Pada Jumat (03/07).
Aditya menjelaskan jenis latihan yang dikurangi intensitasnya yaitu easy run 10–12 km menjadi 5–8 km dan untuk strength training menggunakan beban yang tidak berat dan repetisi yang disesuaikan dengan porsi.
“Latihan penguatan otot (strength training) fokus ke gerakan dasar seperti squat, lunge, glute bridge, calf raise, core, atau hip exercise, tapi cukup 1–2 set dengan beban ringan sampai sedang,” jelasnya
Menurut Aditya, yang tidak kalah penting saat memasuki tapering Week yaitu tidur yang cukup dan berkualitas, jaga asupan makan, terutama karbohidrat dan protein serta minum yang cukup agar tidak dehidrasi.
“Jangan mencoba sepatu, baju, atau pola makan baru.
Kurangi aktivitas fisik yang tidak perlu, seperti futsal, hiking, atau angkat-angkat barang berat,” ungkapnya.
Semua program yang dilakukan saat tapering week dengan benar akan menghasilkan performa yang baik saat race karena fase ini tubuh menyerap hasil latihan selama beberapa minggu atau bulan terakhir.
“Otot jadi lebih segar, cadangan energi terisi penuh, dan resiko cedera berkurang. Makanya banyak pelari merasa kakinya lebih enteng saat race setelah menjalani tapering dengan benar,” jelas Aditya.
Aditya yang tergabung di pacer Full Marathon dengan target waktu 5 jam 30 menit, dimana waktu tersebut merupakan cut of time dari setiap pelari yang di lead oleh Aditya dan rekan Pacer Full Marathon.
“Kami sebagai Pacer Sweeper, yang benar-benar ngelead, memantau dan mengatur pergerakan dari pelari yang mengikuti gerbong kita,”
Aditya sebagai leader Pacer didampingi oleh kedua Pacer lainya, Idris sebagai Pacer Medik dan Handika sebagai Pacer Manual time.
“kita bertiga benar-benar bekerja sama dan memastikan peserta yang ikut di gerbong kita dapat finis sesuai target,” ujarnya

Sementara itu, Arini salah seorang Pacer POCARI SWEAT Run Lombok 2026 untuk jarak lari 10 K sub 1.20 menambahkan, tak kalah penting fokus pada dukungan psikologis bagi Pacer dan pelari.
Menurutnya setelah berlatih yang intens hingga memasuki tapering week, yang terpenting adalah mempercayai semua latihan yang sudah dijalani.
“Penelitian menunjukkan bahwa rasa percaya terhadap persiapan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menurunkan kecemasan sebelum lomba,” ungkapnya.
POCARI SWEAT Run Lombok 2026
Dilansir dari sporticx.com, Minggu (05/07), POCARI SWEAT Run Lombok 2026 yang menjadi pembuka rangkaian POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 pada 11–12 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, merupakan bagian dari upaya mendorong pengembangan sport tourism nasional melalui kolaborasi lintas sektor.
Ada empat pilihan jarak lari, yaitu 4.3K (satu putaran sirkuit), 10K, Half Marathon, dan Full Marathon
Pengalaman yang ditawarkan, bahwa event ini Lebih dari sekadar lomba. POCARI SWEAT Run Lombok 2026 merupakan bagian dari penguatan sport tourism Indonesia, dengan pengalaman perjalanan yang terintegrasi sejak kedatangan hingga eksplorasi destinasi sekitar. (T.U – 07)










