Bomberay dan Tomage Diproyeksikan Jadi Sentra Sawit Fakfak, Dinas Perkebunan Fakfak Buka Peluang Investasi Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 12:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Widhi Asmoro Jati, ST., MT. Menyampaikan Kehadiran pabrik pengolahan sawit di Bomberay dan Tomage menjadi pusat pengembangan sawit di Papua Barat.

Widhi Asmoro Jati, ST., MT. Menyampaikan Kehadiran pabrik pengolahan sawit di Bomberay dan Tomage menjadi pusat pengembangan sawit di Papua Barat.

tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menetapkan dua distrik, yakni Bomberay dan Tomage, sebagai Distrik Andalan untuk pengembangan komoditas kelapa sawit. Kedua wilayah ini dinilai memiliki potensi besar sebagai sentra produksi sawit yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan daerah.

“Selain pala yang telah menjadi komoditas unggulan di 15 distrik, kami melihat Bomberay dan Tomage memiliki kekuatan strategis untuk menjadi pusat pengembangan sawit. Bahkan, rencana investasi lain seperti tanaman tebu mulai kami fasilitasi karena dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi daerah,” ungkap Plt. Kepala Dinas Perkebunan, Widhi Asmoro Jati, ST., MT.

Baca Juga : Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Perluasan Lahan Sawit, Jaga Keberlangsungan Produksi Pabrik Pengolahan Sawit

Ia menyebutkan, kehadiran pabrik pengolahan sawit di wilayah ini merupakan peluang emas untuk menjadikan Fakfak sebagai salah satu kabupaten penghasil Crude Palm Oil (CPO) di Papua Barat, sekaligus membuka peluang mendapatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit seperti daerah penghasil lainnya. Hal ini disampaikan dalam kegiatan pembahasan Adendum dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT Rimbun Sawit Papua (ANDAL-RKL-UPL) yang berlangsung di Hotel Grand Papua Fakfak, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga :  Fokus Kembangkan Pala Tomandin, Perluasan Lahan Siap Dilaksanakan Tahun 2025

“Upaya kami ke depan adalah menjadikan sawit sebagai produk unggulan daerah. Kami ingin mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Umum HMI Cabang Fakfak Sampaikan Alasan Pemecatan Sekretaris Umum M. Ali Rumadaul

Widhi juga menekankan pentingnya keberpihakan pada masyarakat lokal dalam setiap rencana investasi. Menurutnya, pengembangan sektor perkebunan sawit harus berjalan seiring dengan prinsip inklusi sosial, keseimbangan lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Jika dikelola dengan baik, sektor sawit bukan hanya jadi sumber pertumbuhan ekonomi, tapi juga wadah pemberdayaan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan,” katanya.

Dengan langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya untuk membangun sektor perkebunan yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan terbuka terhadap investasi yang berorientasi jangka panjang. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru