Harga Pala Tomandin Awal Februari 2025 Stabil, Beberapa Jenis Alami Kenaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 02:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga pala per 1 Februari yang tertera pada running text Dinas Perkebunan Fakfak.

Harga pala per 1 Februari yang tertera pada running text Dinas Perkebunan Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak, – Memasuki awal Februari 2025, harga komoditas pala Tomandin di Kabupaten Fakfak masih menunjukkan stabilitas. Berdasarkan pantauan melalui running text Dinas Perkebunan Fakfak, sebagian besar harga pala tetap, meskipun ada kenaikan kecil pada jenis pala kulit goyang dan pala tulip.

Berdasarkan data yang tercatat pada 1 Februari 2025, harga pala Tomandin di pasar sebagai berikut:

  1. Pala mentah: Rp 600 ribu per 1.000 biji atau Rp 45 ribu per kg
  2. Pala kulit goyang: Rp 70 ribu per kg
  3. Pala tulip: Rp 40 ribu per kg
  4. Pala ketok kualitas 1: Rp 120 ribu per kg
  5. Pala ketok kualitas 2: Rp 60 ribu per kg
  6. Pala ketok kualitas 3: Rp 40 ribu per kg
  7. Bunga pala (fuli): Rp 220 ribu per kg
Baca Juga :  Transportasi Laut Jadi Pilihan Utama Pelajar dan Mahasiswa, Orang Tua Harap Armada dan Fasilitas Ditambah

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmorojati, ST, MT, mengungkapkan bahwa transaksi jual beli pala dari petani masih terus berlangsung. “Saat ini, yang beredar di pasar sebagian besar merupakan stok sisa panen pala barat, baik dari daerah pantai maupun gunung. Banyak petani yang masih menyimpan hasil panen mereka sebagai tabungan untuk kebutuhan mendatang,” ujarnya.

Baca juga : Pala Tomandin Fakfak Makin Mendunia: Strategi Menembus Pasar Global dari UMKM Expo(RT) 2025

Namun, Widhi mengingatkan agar petani tidak terlalu lama menahan stok pala, karena dapat berdampak pada kadar air dan bobotnya. “Jika kadar air berkurang, berat pala pun ikut turun, dan itu tentu berpengaruh pada pendapatan petani,” tambahnya.

Baca Juga :  Forkolimasi Papua Barat Jadi Pilar Kerukunan Umat dan Pembangunan Daerah

Ke depan, Dinas Perkebunan Fakfak berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga pala Tomandin dengan meningkatkan mutu dan kualitas, serta memperkuat kerja sama antara petani, pemerintah, dan pelaku pasar global. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar
Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan
Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:16 WIT

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:46 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Berita Terbaru