Pala Tomandin Fakfak Diteliti BRIN, Fokus pada Identifikasi Genetik dan Produktivitas

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 02:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan Fakfak menggandeng BRIN dalam rangka riset terhadap Pala Tomandin.

Dinas Perkebunan Fakfak menggandeng BRIN dalam rangka riset terhadap Pala Tomandin.

tagarutama.com, Fakfak — Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan riset lanjutan terhadap tanaman Pala Tomandin, khususnya dalam mengidentifikasi jenis kelamin tanaman tersebut.

Riset ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Otih Rostiana, M.Sc., Peneliti Ahli Utama BRIN, bersama dua rekannya yang mengambil sampel dari delapan titik lokasi tersebar di wilayah Fakfak. Sampel yang dikumpulkan berupa buah pala tua, daun, serta bakal bunga jantan dan betina.

Menurut Prof. Otih, meskipun Pala Tomandin telah mendapatkan sertifikasi Indikasi Geografis dan Kekayaan Intelektual, masih ada tantangan serius dalam pengembangannya, terutama karena sifat tanaman yang dioecious atau berumah dua.

“Jenis kelamin tanaman pala tidak bisa dibedakan sejak dini secara visual, padahal hanya pohon betina yang menghasilkan buah yang bernilai ekonomi tinggi,” ujar Prof. Otih.

Baca Juga :  Penerimaan PAD dari Komoditas Pala Awal 2026 Capai Rp 48 Juta Lebih

Ketidakpastian ini membuat budidaya pala menjadi spekulatif. Petani tidak tahu pohon yang ditanam akan berbuah atau tidak hingga bertahun-tahun kemudian.

Baca Juga : Bangun Generasi Tanggap Bencana, Rumah Zakat Hadir di SMA Negeri 1 Fakfak

Melalui kerja sama riset ini, BRIN berupaya mengembangkan penanda molekuler yang mampu mengidentifikasi jenis kelamin tanaman sejak dini. Penelitian ini akan melalui empat tahapan utama, yakni:

  1. Identifikasi penanda molekuler,
  2. Verifikasi dan validasi,
  3. Karakterisasi morfologi pohon dan biji,
  4. Quality control hasil isolasi RNA dan DNA.

“Dengan pendekatan ilmiah ini, kita berharap ke depan petani bisa menanam pala betina secara dominan untuk hasil yang maksimal, dengan rasio ideal 1 pohon jantan untuk 8–10 pohon betina,” jelas Prof. Otih.

Baca Juga :  Relawan Rumah Zakat Fakfak Gelar Gema Bersih Hati di Mushollah Istiqomah

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyatakan dukungannya terhadap riset ini. Menurutnya, riset ini menjadi terobosan penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya pala.

“Kami sedang mengembangkan bibit pala secara generatif dari biji dan secara vegetatif melalui metode grafting (penyambungan) agar mempercepat pertumbuhan dan produksi,” terang Widhi.

Diharapkan, hasil penelitian ini akan menjadi fondasi kuat dalam pengembangan bibit unggul Pala Tomandin Fakfak yang cepat tumbuh dan menghasilkan buah berkualitas tinggi. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terbaru

Uncategorized

TALKSHOW KESEHATAN WARNAI MILAD KE-95 NASYIATUL AISYIYAH DI MANOKWARI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:33 WIT