Penyetoran Perdana Retribusi Pala Melalui Bank Papua: Sinergi Pemerintah Daerah Fakfak dan Pelaku Usaha Perkuat PAD

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 13:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyetoran Perdana Retribusi Pala Komoditas Unggulan melalui Bank Papua oleh Pelaku Usaha di Fakfak.

Penyetoran Perdana Retribusi Pala Komoditas Unggulan melalui Bank Papua oleh Pelaku Usaha di Fakfak.

tagarutama.com, Fakfak — Dalam upaya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan membangun kemitraan yang sehat dengan para pelaku usaha, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bekerja sama dengan Bank Papua memfasilitasi penyetoran perdana retribusi komoditas pala oleh salah satu pelaku usaha grosir perdagangan antar pulau, pada Jumat (25/04/25).

Kegiatan ini diawali dengan simulasi pembayaran retribusi dan dilanjutkan dengan penyetoran langsung ke kas daerah sebesar Rp 5 juta untuk pengiriman bunga/fully pala seberat 5 ton yang akan dikirim menggunakan kontainer KM. Labobar.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan apresiasinya kepada pelaku usaha yang telah berkontribusi langsung dalam penyetoran retribusi ke kas daerah.

Baca Juga :  Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelaku usaha atas partisipasi aktifnya. Ini bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi langkah strategis yang memperlihatkan keberhasilan membangun hubungan baik antara pemerintah dan pelaku usaha pala,” ujarnya.

Baca Juga : Bomberay dan Tomage Diproyeksikan Jadi Sentra Sawit Fakfak, Dinas Perkebunan Fakfak Buka Peluang Investasi Baru

Widhi menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi uji coba mekanisme pembayaran retribusi yang dirancang mudah, cepat, dan transparan. Proses ini diharapkan dapat menjadi standar pelayanan ke depan, sebagai bentuk akuntabilitas dalam pungutan daerah yang akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan publik.

Baca Juga :  Fakfak Berbagi Rahasia Sukses Pala Tomandin, Teluk Bintuni Siap Menyusul

Lebih lanjut, dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Bupati dan Wakil Bupati akan meluncurkan secara resmi Retribusi Daerah Komoditas Pala sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menciptakan sistem yang efektif, akuntabel, dan partisipatif.

“Launching ini akan menjadi momentum penting untuk mensosialisasikan mekanisme pemungutan baru, membangun kepercayaan publik, serta mendorong kepatuhan pelaku usaha dalam mendukung pembangunan daerah,” jelasnya.

Widhi juga menekankan pentingnya inovasi ke depan, terutama dalam hal digitalisasi sistem penyetoran retribusi agar lebih efisien dan ramah pengguna bagi pelaku usaha. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Kamis, 2 April 2026 - 13:47 WIT

Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina

Berita Terbaru