Dalam 5 Bulan, Retribusi Pala Fakfak Sumbang Rp282 Juta ke Kas Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pendapatan Asli Daerah melalui Retribusi sektor Pala sejak April Hingga September 2025.

Foto. Pendapatan Asli Daerah melalui Retribusi sektor Pala sejak April Hingga September 2025.

tagarutama.com, Fakfak – Pala Tomandin sebagai komoditas unggulan Kabupaten Fakfak kembali menunjukkan kontribusi nyata bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga akhir September 2025, retribusi dari sektor pala telah mencapai Rp282.287.500 hanya dalam kurun waktu lima bulan sejak sistem ini resmi diberlakukan pada April lalu.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting sekaligus bukti nyata bahwa komoditas lokal yang dikelola dengan baik mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menyampaikan bahwa angka tersebut berasal dari perdagangan pala antar pulau dan penjualan bibit pala Tomandin bersertifikat.

“Sejak April hingga September 2025, jumlah produksi pala yang diperdagangkan mencapai lebih dari 1.338 ton. Rinciannya, pala kulit 78,26 persen, pala ketok 9,51 persen, dan fuli atau bunga pala 13,25 persen. Selain itu, penjualan bibit pala Tomandin bersertifikat sudah mencapai 14.045 bibit,” jelas Widhi.

Baca Juga :  Minyak Atsiri Diminati Perancis, Koperasi MTQ Binaan Yayasan Kaleka Siap Ekspor di Awal 2025

Ia menegaskan bahwa capaian ini tidak semata angka, melainkan wujud keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Pencapaian retribusi ini adalah bukti bahwa jika dikelola secara transparan dan akuntabel, potensi lokal mampu menjadi sumber kesejahteraan bersama. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas pendukung agar keseimbangan antara penerimaan daerah dan manfaat untuk masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Baca Juga : Petani Tomandin Dapat Apresiasi, Panen Pala Barat Fakfak Resmi Dimulai Oktober 2025

Selain memberikan kontribusi pada PAD, sistem retribusi pala juga menjadi cermin adanya kemitraan sehat antara pemerintah dan pelaku usaha. Peningkatan kesadaran pelaku usaha untuk taat membayar retribusi menunjukkan dukungan nyata terhadap pembangunan Fakfak yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Pasca Sertifikasi Bibit Pala Tomandin, Dinas Perkebunan Lakukan Pengawasan Menjamin Kelayakan Bibit Pala Siap Tanam

Pemerintah Daerah pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah taat dan mendukung kebijakan ini.

“Kami berterima kasih kepada para pelaku usaha perdagangan antar pulau, penangkar bibit, dan seluruh pihak terkait. Kepatuhan Bapak/Ibu bukan hanya bentuk ketaatan pada aturan, tetapi juga dukungan nyata terhadap peningkatan PAD. Dana ini akan kembali dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan publik,” tutur Widhi.

Ke depan, Dinas Perkebunan berkomitmen memperkuat tata kelola perkebunan, memperbaiki infrastruktur pendukung, serta mengembangkan pala sebagai komoditas strategis yang mampu menjaga identitas sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat Fakfak.(TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar
Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan
Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:16 WIT

Dari Hutan Adat ke Kebun Produktif: EcoNusa dan Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pekebun Pala melalui Perhutanan Sosial di Kampung Tetar

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:46 WIT

Pangdam XVIII/Kasuari dan Pemkab Fakfak Perkuat Komitmen Pengembangan Pala Tomandin Melalui Riset dan Hilirisasi Berkelanjutan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Berita Terbaru