Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi program perluasan Pala Tomandin di Kampung Werba Raya.

Sosialisasi program perluasan Pala Tomandin di Kampung Werba Raya.

tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak terus memperkuat pengembangan komoditas pala sebagai salah satu sektor strategis yang menjadi penopang ekonomi masyarakat. Melalui sosialisasi program perluasan Pala Tomandin sebagai komoditas unggulan daerah, pemerintah mendorong pengembangan pala unggul dan hilirisasi perkebunan guna meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, serta kesejahteraan petani pala di Kabupaten Fakfak.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Kampung Werba Raya tersebut tidak sekadar menjadi ruang penyampaian program pemerintah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan mengembangkan pala Fakfak sebagai warisan ekonomi, budaya, dan sejarah yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sejak dahulu, pala telah menjadi sumber penghidupan utama bagi banyak keluarga di Fakfak. Karena itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus membangun sektor perkebunan pala secara terencana, berkelanjutan, dan berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 pemerintah melaksanakan program perluasan areal tanaman pala seluas 50 hektare melalui Program Pala Unggul Daerah.“Program ini difokuskan pada kelompok keluarga petani pekebun pala di Distrik Fakfak Barat dan Distrik Karas dengan pendekatan berbasis kelompok peminatan. Pendekatan ini penting untuk memperkuat kelembagaan petani sekaligus mempermudah pembinaan, pendampingan, dan pengelolaan kebun secara bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Pasar Thumburuni Fakfak Dipalang Karyawan akibat Gaji Tertunggak

Di Kampung Werba Raya, Distrik Fakfak Barat, pengembangan kebun pala dilakukan melalui Kelompok Hemengpeh dengan luas areal mencapai 20 hektare dan melibatkan 20 CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi) sebagai pelaku utama pengelolaan kebun.

Sementara itu, pengembangan di Kampung Malakuli mencakup areal seluas 30 hektare yang melibatkan Kelompok Depurin, Kelompok Nusa Bona, Kelompok Tanistuping, dan Kelompok Kasir. Seluruh kelompok tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung program perluasan pala unggul di Kabupaten Fakfak.

Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya peningkatan mutu pala Fakfak agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Para petani didorong memahami teknik budidaya yang baik serta penanganan pascapanen secara tepat, mulai dari proses pengeringan hingga penyortiran biji dan fuli pala.

“Pala Fakfak memiliki kualitas yang sangat baik. Karena itu, kualitas harus terus dijaga mulai dari kebun sampai proses pascapanen. Jika mutu terjaga, maka nilai jualnya juga akan semakin meningkat,” kata Widhi.

Selain peningkatan produksi, pemerintah turut menyoroti pentingnya tata niaga pala yang adil dan transparan. Pemerintah menegaskan bahwa petani berhak memperoleh harga yang layak sesuai kualitas hasil produksi yang dihasilkan. Di sisi lain, petani juga memiliki tanggung jawab menjaga mutu produk agar memenuhi standar pasar dan kebutuhan pelaku usaha.

Baca Juga :  Petani Pala Fakfak Kekurangan Fasilitas Pasca Panen, Dinas Perkebunan Dorong Dukungan Pemerintah

“Kita ingin membangun hubungan yang saling menguntungkan antara petani dan pelaku usaha. Petani harus mendapatkan harga yang pantas, tetapi kualitas produk juga wajib dijaga. Dengan begitu, kepercayaan pasar terhadap pala Fakfak akan terus meningkat,” jelasnya.

Program ini juga diarahkan untuk mendukung hilirisasi produk pala sehingga komoditas tersebut tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah ekonomi tinggi.

Menurut Widhi, pala bukan sekadar tanaman perkebunan, melainkan bagian dari identitas daerah yang telah lama menjadi sumber kehidupan masyarakat Fakfak.

“Program ini bukan hanya tentang menambah luas tanam, tetapi bagaimana membangun kesadaran petani untuk mengelola kebun pala secara baik, menggunakan bibit unggul, serta menjaga kualitas hasil produksi agar pala Fakfak tetap dikenal sebagai pala berkualitas unggul,” ungkapnya.

Melalui program perluasan Pala Tomandin ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap masyarakat semakin terdorong mengembangkan perkebunan pala secara modern, terencana, dan berkelanjutan. Dengan dukungan pengelolaan yang baik, peningkatan kualitas hasil, serta tata niaga yang sehat, pala Fakfak diharapkan terus berkembang sebagai komoditas unggulan yang mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di daerah. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:58 WIT

Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT