Sosialisasikan Penanganan Yang Tepat Terhadap Pala Tomandin, MPIG-PTF dan Dinas Perkebunan Fakfak Turun Langsung Edukasi Pengepul

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 13:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, bersama staf Dinas Perkebunan Fakfak turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan hasil panen pala telah sesuai.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, bersama staf Dinas Perkebunan Fakfak turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan hasil panen pala telah sesuai.

tagarutama.com, Fakfak – Untuk menjaga mutu dan martabat Pala Tomandin sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi, Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG-PTF) bersama Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak menggelar sosialisasi langsung di lapangan. Sasaran kegiatan ini adalah para pengepul pala di berbagai titik dalam wilayah perkotaan Fakfak, terutama pada musim panen pala matahari atau pala sela.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para pengepul tentang cara penanganan hasil panen yang benar, mulai dari proses pengeringan, penyimpanan, hingga penyortiran. Penanganan yang tepat ini diyakini dapat meningkatkan kualitas, nilai jual, serta menjaga keberlanjutan bisnis pala di Fakfak.

“Kami masih sering temukan pengepul yang menjemur pala di pinggir jalan, padahal itu bisa merusak kualitas, terutama pada bagian fuli (bunga pala),” ungkap Esau Hindom, anggota MPIG-PTF.

“Sosialisasi ini kami lakukan agar mereka benar-benar memahami bahwa pala bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga warisan budaya dan identitas masyarakat Fakfak,” tambahnya.

Baca Juga : Dinas Perkebunan Fakfak Gencar Sidak: Jaga Mutu Pala Tomandin, Larang Jemur di Pinggir Jalan

Sosialisasi ini juga merupakan bagian dari strategi proaktif Dinas Perkebunan Fakfak untuk memastikan perubahan perilaku para pelaku usaha di tingkat pengepul.

Baca Juga :  TNI AD Bentuk Yonif TP 808 di Distrik Tomage, Wujudkan Asta Cita Melalui Ketahanan dan Pembangunan

“Kami sengaja turun langsung ke lapangan. Ini cara paling efisien dan efektif untuk memberikan edukasi, sekaligus intervensi langsung terhadap praktik yang kurang tepat,” ujar Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT.

“Dari sekitar 50 pengepul di kota, mereka adalah titik awal dalam memastikan mutu Pala Tomandin. Maka pendekatan personal ke tiap pengepul jadi langkah strategis,” lanjutnya.

Selama ini, beberapa praktik pengepul yang sering ditemui meliputi penjemuran di area terbuka yang tidak higienis, penyimpanan pala dalam kondisi lembap, hingga pencampuran pala berkualitas tinggi dan rendah secara bersamaan. Semua hal tersebut berdampak langsung terhadap kualitas dan citra Pala Tomandin di mata pasar, baik domestik maupun ekspor.

Baca Juga :  Dukung Petani Kecil, Pemkab Fakfak Anggarkan Rp25 Juta per Unit untuk Pemeliharaan Rumah Pengasaran Pala

“Dengan pengolahan yang baik dan sesuai standar, pala yang dikumpulkan tidak hanya lebih bersih dan bernilai jual tinggi, tapi juga memperkuat posisi Fakfak sebagai daerah penghasil pala berkualitas,” jelas Widhi.

Sosialisasi ini tidak hanya mendorong perubahan kebiasaan, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan pengepul sebagai mitra strategis dalam rantai distribusi Pala Tomandin. Para pengepul diharapkan tidak sekadar menjadi perantara, tetapi berperan aktif dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan komoditas unggulan ini.

“Kami ingin Pala Tomandin diperlakukan secara adil dan bermartabat. Kalau mutu terjaga, semua pihak di rantai pasok akan merasakan manfaat ekonominya—terutama masyarakat lokal,” tutup Esau Hindom.

Dengan dukungan edukasi dan pembinaan yang konsisten, MPIG dan Dinas Perkebunan yakin bahwa Fakfak akan terus menjadi kebanggaan dalam dunia rempah, sekaligus mengangkat kesejahteraan masyarakat melalui komoditas pala yang berkualitas dunia. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:58 WIT

Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT