Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP di Empat DOB Tanah Papua

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendagri (foto :ist)

Kemendagri (foto :ist)

tagarutama.com, Jakarta – Dalam upaya percepatanan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Tanah Papua, Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan proyek yang masuk dalam daftar Proyek Stategis Nasional (PSN) ini, ditargetkan akan diresmikan Presiden pada 2028 nanti.

Seperti dilansir dari jubi.co.id (26/02/2026), Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk mengatakan pentingnya sinergitas lintas kementerian untuk menjamin pembangunan fisik serta kepastian hukum di wilayah – wilayah terdampak. Hal ini disampaikannya dalam rapat koordinasi bersama Wakil Menteri PU di Jakarta, pada Rabu (25/2/2026).

“Selain membangun Kantor Gubernur, DPR, dan MRP, juga beberapa sanitasi, jalan, dan beberapa program yang menurut kami sangat sekali membantu teman-teman di daerah,” ujar Ribka Haluk. Dikutip dari Jubi.co.id (26/02/2026)

Baca Juga :  Irjen Pol Johnny Edison Isir Jabat Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Ignatius : Benar Ada Rotasi

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan pemantauan di lapangan, progres pembangunan di sejumlah DOB menunjukkan tren positif. Namun, ia mengakui masih ada beberapa catatan yang memerlukan atensi khusus, terutama menyangkut aspek hukum lahan di beberapa wilayah.

Untuk itu, ia meminta agar ada dukungan penuh dari para kepala daerah dan masyarakat di Papua sehingga proses pembangunan tidak terhambat.

“Kami mohon dukungan dari gubernur empat daerah DOB, dan juga masyarakat, serta Forkopimda yang ada di sana untuk bersama-sama kita memberikan dukungan full kepada Kementerian PU, dan juga Kementerian Dalam Negeri, yang mana terus melakukan percepatan pembangunan daerah otonomi khusus di Papua,” katanya.

Baca Juga :  Usai Dilantik, Pengurus DPP PERBASI 2024-2028 Gelar Rapat Kerja Nasional

Sementara itu, Ribka meminta secara spesifik, perlu ada tinjauan khusus tentang perkembangan di Provinsi Papua Pegunungan. Ia menyebutkan bahwa pada 6 Februari lalu, pemerintah telah mematangkan pembahasan mengenai lokasi spesifik KIPP di wilayah tersebut. Pembangunan kantor Gubernur, DPR Papua Pegunungan, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) ditargetkan mulai dilaksanakan tahun ini.

Ribka berharap, keberhasilan pembangunan KIPP ini nantinya menjadi simbol kemajuan di daerah otonomi baru.

“Semoga pembangunan daerah DOB ini harapan besar kami akan diresmikan Bapak Presiden di tahun 2028,” ucapya.

Dalam waktu dekat, tim gabungan Kemendagri dan Kementerian PU dijadwalkan akan turun langsung ke empat provinsi baru tersebut untuk melakukan sinkronisasi dan menyelesaikan berbagai kendala integrasi di lapangan. (*)

(TU/JM)

Follow WhatsApp Channel tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan
Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”
Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta
Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo
Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat
Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi
Kemenhaj Sambut Fatwa Muhammadiyah soal Penyembelihan Dam di Tanah Air
Menbud–Dubes Jerman Bahas Pembaruan Kerja Sama Budaya dan Repatriasi Fosil Sangiran

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:18 WIT

BPK RI Nyatakan Pengelolaan Dana Bantuan Politik PKS Tahun 2025 Sesuai Ketentuan

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:40 WIT

Audience Hangat Bupati Fakfak dan Menteri Pertanian RI: “Pala dan Kelapa, Masa Depan Ekonomi Fakfak”

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:17 WIT

Lima Pekebun Pala Fakfak Wakili Papua Barat dalam Konsolidasi Pertanian Papua 2026 di Jakarta

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:49 WIT

Akhirnya Tembus 20 Besar Nasional, Duta Pala Fakfak Mega Kapaur Siap Harumkan Nama Daerah di PENAS XVII Gorontalo

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:11 WIT

Perkuat Mandatory ISPO dan Program B50, Fakfak Hadir Bersama 45 Peserta Se-Indonesia Dorong Sawit Berkelanjutan dan Perkebunan Rakyat

Berita Terbaru